Minahasa-Bupati Minahasa Robby Dondokambey, S.SI,menyambut kunjungan kerja Kepala Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Sulawesi Utara, Bombit Agus Mulyo,bertempat di ruang kerja Bupati Minahasa, , Jumat (29/08/2025).
Dalam kunjungan Kepala Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Sulawesi Utara, Bombit Agus Mulyo bersama rombongan disambut hangat Bupati Robby Dondokambey, S.SI didampingi Sekda Dr. Lynda D Wantania, Asisten 3 Bidang Administrasi Dr. Vicky C. H. Tanor, Inspektorat Moudy Lontaan, S.sos, Kaban Keuangan Jois Pua.
Dalam sambutan Bupati Robby Dondokambey menyampaikan terima kasih dan bersyukur sudah datang mengunjungi di kabupaten Minahasa untuk memberikan arahan dan masukan dalam pengelolaan anggaran untuk kemajuan daerah dan tepat sasaran
Baca :Stan Minahasa Utara Jadi Magnet Kawanua di AOE 2025, UMKM Tampil Mendunia
- 1 Tidak Lolos Bekas, 10 Calon Direksi Perumda di Bitung Akan Lanjut Tes Psikologi, Tertulis Dan Wawancara
- Dihadiri Honandar, Kodam XIII Merdeka Gelar Upacara Penyambutan Satgas Yonif 712/Wiratama, Purna Tugas Operasi Pamtas RI-PNG 2026
- Evaluasi Penggunaan APBD 2025, Banggar DPRD Bitung Dan TAPD Sepakat Prioritas Tingkatkan Pendapatan
“Kami percaya, melalui sinergi dengan BPK, akuntabilitas keuangan daerah semakin kuat. Pada akhirnya, yang ingin kami pastikan adalah manfaat program pembangunan benar-benar sampai ke masyarakat, terutama mereka yang ada di desa-desa dan pelosok Minahasa,” ujar Robby.
Kepala BPK Sulut, Bombit Agus Mulyo, menyampaikan maksud dan tujuan bukan semata menjalankan fungsi pengawasan, akan tetapi sebagai mitra pemerintah daerah dalam mendorong peningkatan kualitas pengelolaan keuangan.
Baca : Minahasa Utara Hadir di AOE 2025, Dari Kuliner Khas hingga Peluang Investasi Pariwisata
“BPK hadir bukan hanya untuk memeriksa, tetapi untuk memastikan pengelolaan keuangan semakin tertib, transparan, dan akuntabel. Dengan begitu, kepercayaan masyarakat kepada pemerintah bisa terus terjaga,” tutur Bombit.
Pertemuan ini juga menjadi ruang dialog strategis membahas langkah-langkah kolaboratif agar sinergi dengan BPK semakin memperkuat pembangunan berkelanjutan serta menjadi tekad bersama dalam mewujud tanggung jawab moral pemerintah kepada rakyat.
Tampak dalam diskusi penuh suasana kekeluargaan.(*Ronny).






