Gorontalo-Rapat lanjutan pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Gubernur Gorontalo tahun 2024, kembali digelar pada Selasa (15/4/2025).
Rapat yang berlangsung di Ruang Dulohupa Deprov ini,di pimpin Ketua Pansus LKPJ Gubernur Tahun 2024 Yeyen Sidiki, dan di hadiri para anggota Pansus.
Hadir juga dalam rapat LKPJ ini, Sekertaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Gorontalo, Sofian Ibrahim, bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.
“Alhamdulillah sampai dengan terakahir pembahasan mendapatkan titik terang, ada beberapa biro yang masih kurang jelas, sudah dilengkapi oleh Sekda”. Ungkap Yeyen Sidiki.
- Bupati Michael Thungari Melantik Pejabat Administrator, Pengawas Dan Fungsional Lingkup Pemkab Sangihe
- Wamen ATR/Waka BPN : Kepala Daerah Berperan Strategis Dalam Penyelesaian Persoalan Pertanahan Dan Tata Ruang
- Kementerian ATR/BPN Hadirkan Pengukuran Terjadwal, Beri Kepastian Waktu Layanan Untuk Masyarakat
Namun demikian dalam rapat ini ada beberapa anggota pansus LKPJ memberikan catatan dan poin penting kepada pihak terkait di antaranya Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Pemerintah Provinsi Gorontalo.
Menurut anggota Pansus, keberadaan BUMD dari Pemprov saat ini, terkesan kontradiktif, karena selama ini BUMD tersebut tidak ada lagi usaha yang dihasilkan. (*Ar)








