Manado-Jajaran pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sulawesi Utara melakukan audiensi dengan Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus, menjelang pelantikan pengurus PWI Sulut periode 2026–2031 yang dijadwalkan berlangsung pada 13 Mei 2026.
Audiensi yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban itu dipimpin Ketua PWI Sulut terpilih, Sintya Bojoh. Turut mendampingi, Wakil Direktur Anti Hoax PWI Pusat Mercys Loho, Wakil Ketua Bidang Organisasi dan Keanggotaan Yongki Sumual, Wakil Ketua Pembinaan Daerah Fanny Loupatty, Wakil Ketua Bidang Kerja Sama Christian Tangkere, Bendahara Deibby Malongkade, Wakil Sekretaris Jesica Kalangi, serta sejumlah pengurus lainnya.
Dalam pertemuan tersebut, Gubernur Yulius Selvanus menyampaikan apresiasi atas kunjungan pengurus PWI Sulut. Ia menegaskan peran pers sangat penting dalam menjaga kualitas informasi di tengah derasnya arus digital dan maraknya penyebaran hoaks.
Menurut Gubernur Yulius, wartawan tidak hanya bertugas menyampaikan informasi kepada publik, tetapi juga memiliki tanggung jawab dalam memberikan edukasi, membangun optimisme masyarakat, serta mengawal jalannya pembangunan daerah.
- Hearing Komisi III DPRD Sulut : Warga Tuntut Akses Jala Baru Dapat Digunakan, PT MSM Janji Perbaiki Jalan Eksisting Milik BPJN
- Bupati FDW Pimpin Rapat Bersama Forkopimda Minsel, Bahas Berbagai Isu Terkini
- Momen Idul Adha 1447 H, PLN Tingkatkan Jam Operasi Listrik Pulau Paku Menjadi 18 Jam: Dorong Ekonomi Kepulauan di Morowali
“Wartawan memiliki peran penting sebagai penyampai informasi yang benar, edukatif, dan membangun optimisme masyarakat. Pers juga menjadi mitra strategis pemerintah dalam menjaga stabilitas, mengawal pembangunan, serta menangkal penyebaran hoaks,” ujar Yulius Selvanus, Senin (11/5).
Ia berharap kepengurusan baru PWI Sulut mampu memperkuat solidaritas organisasi sekaligus melahirkan insan pers yang profesional, independen, dan menjunjung tinggi integritas jurnalistik.
Sementara itu, Sintya Bojoh menegaskan komitmennya membawa PWI Sulut semakin adaptif menghadapi perkembangan dunia jurnalistik modern, khususnya di era digital yang menuntut kompetensi dan profesionalisme wartawan semakin tinggi.
Menurutnya, PWI Sulut akan terus membangun sinergi dengan pemerintah daerah maupun berbagai pemangku kepentingan, sembari mendorong peningkatan kualitas sumber daya wartawan di Sulawesi Utara.
“Kami siap membangun sinergi bersama pemerintah daerah dan seluruh stakeholder, sekaligus meningkatkan kualitas serta kompetensi wartawan di Sulawesi Utara. PWI harus menjadi rumah besar yang mampu menjaga profesionalisme dan etika jurnalistik,” kata Sintya. (*/Red)






