Minut-Rencana aksi unjuk rasa besar-besaran yang disebut akan berlangsung serentak di berbagai kota di Indonesia menuai perhatian serius dari aktivis Minahasa Utara, William Luntungan.
Gelombang demonstrasi yang dipicu oleh kekecewan terhadap sejumlah anggota DPR dan isu-isu nasional belakangan ini diprediksi akan melibatkan ribuan mahasiswa.
Menyikapi hal ini, Luntungan menegaskan bahwa demonstrasi adalah hak setiap warga negara, namun harus tetap dilakukan secara damai dan tertib.
“Saya sebagai masyarakat Minahasa Utara mendukung aksi mahasiswa. Silakan berdemo, tetapi jangan merusak fasilitas umum, karena yang akan rugi adalah rakyat sendiri. Fasilitas itu dibangun dari pajak,” tegas Luntungan saat ditemui, Minggu (31/8/2025).
- Sah! DPRD Sulut Setujui Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025
- Widyawati : Kader PKK Tidak Hanya Berperan Dalam Pembinaan Keluarga, Tetapi Mampu Jadi Motor Penggerak Ekonomi Masyarakat
- PLN UP3 Luwuk Perkuat Ekosistem Green Energy Melalui Program TJSL, Bekali Siswa SMKN 2 Luwuk Kompetensi Konversi Kendaraan Listrik
Baca :Miras Picu Kekerasan, Polres Minut Kerahkan Patroli dan Razia Wilayah Rawan
Ia menilai aksi massa justru akan kehilangan makna bila diwarnai tindakan anarkis seperti penjarahan, pembakaran, atau perusakan fasilitas publik.
“Jangan sampai tujuan mulia menyuarakan aspirasi rakyat justru berubah menjadi kerugian sosial dan ekonomi bagi masyarakat luas,” ujarnya.
Lebih jauh, Luntungan mengingatkan potensi hadirnya penyusup atau provokator yang sengaja memanfaatkan momen unjuk rasa untuk menimbulkan kerusuhan.
“Saya imbau para mahasiswa untuk berhati-hati terhadap penyusup yang mencoba mengacaukan aksi. Jangan sampai persatuan dan kesatuan bangsa ini terganggu hanya karena ulah segelintir orang,” tambahnya.
Luntungan berharap rencana aksi serentak ini bisa menjadi momentum penyampaian aspirasi rakyat secara beradab.
“Aksi damai yang tertib akan membuat suara mahasiswa didengar dan dihormati. Sebaliknya, jika terjadi kerusuhan, yang dirugikan justru rakyat sendiri,” tegasnya. (T3)






