Minut-Rencana aksi unjuk rasa besar-besaran yang disebut akan berlangsung serentak di berbagai kota di Indonesia menuai perhatian serius dari aktivis Minahasa Utara, William Luntungan.
Gelombang demonstrasi yang dipicu oleh kekecewan terhadap sejumlah anggota DPR dan isu-isu nasional belakangan ini diprediksi akan melibatkan ribuan mahasiswa.
Menyikapi hal ini, Luntungan menegaskan bahwa demonstrasi adalah hak setiap warga negara, namun harus tetap dilakukan secara damai dan tertib.
“Saya sebagai masyarakat Minahasa Utara mendukung aksi mahasiswa. Silakan berdemo, tetapi jangan merusak fasilitas umum, karena yang akan rugi adalah rakyat sendiri. Fasilitas itu dibangun dari pajak,” tegas Luntungan saat ditemui, Minggu (31/8/2025).
- PLN Siap Optimalkan Energi Surya, PLTS 100 GWp Dorong Efisiensi dan Penguatan Energi Domestik
- Kinerja UPTD Pendapatan Wilayah XII Morut Tunjukan Tren Positif, Masih Tri Wulan III, Realisasi PKB Tembus 104 Persen
- Presiden Prabowo dan Presiden Putin Bertemu di Vladivostok, Tegaskan Strategisnya Hubungan Indonesia-Rusia
Baca :Miras Picu Kekerasan, Polres Minut Kerahkan Patroli dan Razia Wilayah Rawan
Ia menilai aksi massa justru akan kehilangan makna bila diwarnai tindakan anarkis seperti penjarahan, pembakaran, atau perusakan fasilitas publik.
“Jangan sampai tujuan mulia menyuarakan aspirasi rakyat justru berubah menjadi kerugian sosial dan ekonomi bagi masyarakat luas,” ujarnya.
Lebih jauh, Luntungan mengingatkan potensi hadirnya penyusup atau provokator yang sengaja memanfaatkan momen unjuk rasa untuk menimbulkan kerusuhan.
“Saya imbau para mahasiswa untuk berhati-hati terhadap penyusup yang mencoba mengacaukan aksi. Jangan sampai persatuan dan kesatuan bangsa ini terganggu hanya karena ulah segelintir orang,” tambahnya.
Luntungan berharap rencana aksi serentak ini bisa menjadi momentum penyampaian aspirasi rakyat secara beradab.
“Aksi damai yang tertib akan membuat suara mahasiswa didengar dan dihormati. Sebaliknya, jika terjadi kerusuhan, yang dirugikan justru rakyat sendiri,” tegasnya. (T3)







