Morut-Warga 4 Dusun di Kabupaten Morowali Utara (Morut) menyambut gembira masuknya aliran listrik dari PLN di daerahnya.
Pernyataan itu di ungkapkan sejumlah warga dalam acara penyalaan listrik secara simbolis di Dusun Bungini, Desa Bunta, Kecamatan Petasia Timur, Rabu (29/05/2024).
Ada 4 dusun yang kini teraliri listrik setelah sekian lama menunggu, yakni Dusun Bungini, Desa Bunta, Kecamatan Petasia Timur, Dusun 4, Desa Tontowea, Kecamatan Petasia Barat, Dusun Malei, Desa Peonea, Kecamatan Mori Atas dan Dusun Bencue, Desa Peleru, Kecamatan Mori Utara.
Prosesi penyalaan listrik tersebut dihadiri Bupati Morut, Dr dr Delis Julkarson Hehi MARS, Asisten 1 Bidang Pemerintahan Dan Kesra Morut, Krispen H Masu, Kepala Unit Layanan Pelanggan (ULP) PLN Kolonodale, Mukhammad Sofyan, yang mewakili Kepala UP2K PLN Sulteng, Kades Bunta, Christol Lolo, Kades Tontowea, Salmon Toganti, Kades Peonea, Krisman Sumba, dan Kades Peleru, Arman Amrullah.
- Capaian Visi-Misi Pemprov Sulut 2025 Terbukti, Program Strategis YSK-Victory Dirasakan Masyarakat
- Dinas Perkim Sangihe Lakukan Perampungan Data Bencana Gempa, Sekaligus Salurkan Bantuan RTLH dan Bantuan Bencana Sebelumnya
- Wamen ATR/Waka BPN Raker Bersama DPR RI, Kawasan Hutan Harus Terintegrasi Tata Ruang
Beberapa warga di Dusun Bungini yang memberikan testimoni, pada intinya bersyukur kepada Bupati Delis dan pihak PT PLN.
“Terima kasih pak Bupati, terima kasih PT PLN yang sudah berupaya, sehingga daerah kami sudah dialiri listrik. Suasana ini sudah lama kami nantikan,” ujar seorang warga.
Kades Tontowea, Salmon Toganti, atas nama warganya di Dusun 4 Tontowea juga menyatakan rasa syukurnya.
Sementara Kades, Bunta Christol Lolo, menjelaskan, momentum penyalaan listrik di Dusun Bungini ini sudah lama dinantikan warga.
Bupati Delis, dalam sambutan singkatnya berterima kasih kepada PT PLN yang bergerak cepat menyelesaikan masuknya jaringan listrik di sejumlah Dusun di Morut.
“Kita pantas mensyukuri atas upaya PLN, sehingga aliran listrik bisa masuk di beberapa Dusun. Ini tidak gampang karena beberapa Dusun berada cukup jauh dari jaringan listrik yang sudah ada,” ujarnya. (MCDD/NAL)






