KOTAMOBAGU-Pelayanan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Desa Pontodon, Kotamobagu Utara dikeluhkan warga Kotamobagu.
Pasalnya SPBU Pontodon diduga melakukan penimbunan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Solar, sehingga masyarakat kesulitan mendapatkan BBM Solar.
“Setiap kami antri pengisian BBM Solar selalu dibilang habis, tapi anehnya ada kendaraan tertentu justru bisa dilayani, ” ujar warga.
Warga menduga, ada permainan kongkalingkong antara SPBU dan Oknum tertentu, demi meraup keuntungan lebih.
- Perkuat Sinergi dan Kolaborasi, GM PLN UID Suluttenggo Audiensi Dengan Kajati Gorontalo Bahas Program Strategis Kelistrikan
- PLN Dukung Bappenas Perkuat Perencanaan Infrastruktur Ketenagalistrikan di Sulawesi Utara
- Prestasi Membanggakan! Sulawesi Utara Masuk 10 Besar IPM Nasional, Tertinggi di Pulau Sulawesi
Untuk itu, warga meminta kepada pihak-pihak terkait agar menindak SPBU tersebut. “SPBU ini harus ditindak tegas karena sudah merugikan masyarakat, ” ketus warga.
Terkait persoalan ini, Asisten II Pemkot Kotamobagu, Adnan Masinae menghimbau kepada seluruh SPBU untuk sadar diri dan menjalankan fungsinya sesuai aturan yang berlaku.
“Solar ini kan diperuntukkan untuk masyarakat, bukan diperjual belikan lagi. Jika memang ada permainan, Pemkot Kotamobagu akan mengambil langkah tegas sesuai aturan yang berlaku, ” tutur Asisten II.
Menanggapi hal ini, pengawas SPBU bernama Delan membantah hal tersebut. Ia menegaskan bahwa SPBU tidak pernah melakukan penimbunan BBM.
“Kita menjalankan pengisian sesuai prosedur dan tidak ada penimbunan BBM, ” singkatnya. (Wdr)








