Gorontalo – Walikota Gorontalo Marten Taha mengungkapkan pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) Terbatas di Kota Gorontalo akan di berlakukan secara bertahap, dan tentunya hal tersebut akan dilangsungkan dengan perencanaan dan persiapan yang matang.
Hal itu di katakan Walikota Gorontalo Marten Taha saat memberikan sambutan pada peninjauan sekolah persiapan PTM Terbatas di SMP 1 Kota Gorontalo, Senin (20/09/2021).
Dijelaskan Walikota Marten, sebelum melaksanakan pembelajaran tatap muka ini tentunya kami pihak Pemerintah Kota Gorontalo melakukan persiapan yang matang .
Persiapan yang dilaksanakan oleh Pemkot Gorontalo, kata Walikota, tentunya sesuai dengan pedoman Standar Operasional Prosedur (SOP) yang sudah dipersiapkan oleh Dinas Pendidikan Kota Gorontalo.
- Faisal Yunus Soroti Penguatan Kinerja Usai Pelantikan Pejabat Baru Bone Bolango
- Wujud Nyata Dukungan Transisi Energi Nasional, PLN UP3 Kotamobagu Perkenalkan Ekosistem Mobil Listrik ke Pemkab Bolmong
- Aksi Heroik Selamatkan Korban Kebakaran Mega Mall, Gubernur Yulius Beri Penghargaan Khusus Bagi Tim Damkar Manado
“Syaratnya yaitu semua siswa, tenaga pendidik, komite sekolah dan orang tua siswa. Dan semua tata cara prosedur SOP ini kita sudah persiapkan sebagai pedoman kita juga, ” jelasnya.
Lebih lanjut ia berharap, dalam pelaksanaan uji coba pemberlakuan PTM Terbatas yang akan dilaksanakan tanggal 27 September akan berjalan dengan lancar.
” Diharapkan dalam pelaksanaan uji coba PTM ini dapat berjalan dengan baik, pada semua jenjang pendidikan di Kota Gorontalo. Jika prosedur sudah berjalan dengan lancar maka sekolah akan kita buka semua secara bertahap, ” pungkas Marten. (*/Jono)








