Tomohon – Walikota Tomohon Jimmy Feidie Eman, SE.Ak. CA. menghadiri kegiatan Pembukaan Pelatihan Bela Negara, bertempat di Homestay Tomohon, Senin (15/07/2019).
Kegiatan yang dilaksanakan oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Daerah Kota Tomohon berlangung sejak 15 -17 Juli 2019, dan di hadiri sebagai Peserta Pelatihan Bela Negara yaitu pelajar, pemuda dan tokoh masyarakat.
Pelatihan bela negara dihadiri oleh Kasubdit Pembauran dan Pelestarian Bhinneka Tunggal Ika Direktorat Bina Ideologi, Karakter dan Wawasan Kebangsaan Ditjen Politik dan Pemerintahan Umum Kementerian Dalam Negeri Johny Sebayang, Analisis Kesbangpol Rahmad Rahadian, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Daerah Kota Tomohon Ronni Lumowa, S.Sos. M Si. Serta Instruktur dari TNI dan Polri.
Dalam Sambutannya Walikota Tomohon menyampaikan kegiatan Bela Negara merupakan salah satu program penguatan rasa kebangsaan bagi anak-anak negeri sebagai simbol perjuangan bangsa. Sebagai pemicu jiwa militansi untuk menghalau segala upaya yang akan merusak rasa persatuan, kebersamaan di tengah-tengah keberagaman dan tetap memupuk jiwa nasional untuk mencapai masyarakat adil dan makmur berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.
- Menteri Nusron Ingin Target PTSL 2027 Ditambah, Perluas Kepastian Hukum Bagi Masyarakat
- Bahas Rencana Kerja TA 2027 Dengan Komisi II DPR RI, Menteri Nusron Usulkan Pagu Anggaran Rp.10 Triliun
- Laporkan Progres Dukungan KSPEAN Papua Selatan, Wamen Ossy Tegaskan Landasan Kuat Agenda Pembangunan Nasional
Dalam kesempatan kegiatan tersebut Walikota Tomohon melantik Forum Pembauran Kebangsaan Kota Tomohon, dengan kepengurusan yang telah dibentuk yaitu : Ketua Steven Jack Malonda (Suku Minahasa), Wakil Ketua Tommi Tubagus (Suku Jawa Minahasa), Sekretaris John Paransi (Suku Sangihe), Anggota Swingly Ngantung (Suku Minahasa), Yongker Baali (Suku Sulteng), Daulat Tobing (Suku Batak), Bambang Sumarno (Suku Jawa), Singgih Yudha (Suku Tionghoa) dan Mansur Aziz (Suku Bugis). (Oma)






