Kotamobagu – Wali Kota Kotamobagu, dr. Weny Gaib, Sp.M., secara resmi membuka Focus Group Discussion (FGD) Tahap II Penyusunan Master Plan Pendidikan Kota Kotamobagu Tahun 2025 – 2035. Acara penting ini berlangsung di Aula Rumah Dinas Wali Kota Kotamobagu pada Kamis (27/11/2025).
FGD ini merupakan langkah krusial dalam merumuskan peta jalan jangka panjang sektor pendidikan di Kotamobagu, sejalan dengan visi pembangunan daerah.
Dalam sambutannya, Wali Kota Weny Gaib menegaskan keterkaitan erat antara kualitas pendidikan dengan visi pembangunan daerah.
“Visi Pembangunan Daerah Kota Kotamobagu adalah mewujudkan Kota Kotamobagu yang Bersahabat, yang merupakan singkatan dari Berkemajuan, Sejahtera, Berbudaya, dan Inovatif. Visi ini menjadi komitmen kita bersama untuk menjadikan Kota Kotamobagu sebagai pusat kemajuan di berbagai Sektor, termasuk Pendidikan,” tegas Wali Kota.
- LPM Kota Tomohon Matangkan Pelantikan Pengurus 5 Kecamatan dan 44 Kelurahan, Arnold Poli: Kepengurusan Kami Sah dan Legal
- Sekda Edwin Roring: ASN Tomohon Harus Jujur, Bertanggung Jawab dan Sukseskan TIFF 2026
- Hak Jawab UNG Terkait Berita ‘Biar Gubernur’, Diduga Diintimidasi, Mahasiswa Komunikasi UNG Pilih Seret Kajur ke Ombudsman
Beliau menekankan bahwa masa depan Kota Kotamobagu ditentukan oleh kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul, berdaya saing, dan berkarakter.
Meskipun program-program pendidikan saat ini telah berjalan dengan baik, Wali Kota menyoroti perlunya dokumen perencanaan yang lebih terarah.
“Kita semua juga menyadari bahwa pembangunan bidang pendidikan memerlukan peta jalan yang Komprehensif, Terintegrasi, dan Berkelanjutan. Inilah yang kemudian menjadi urgensi dari penyusunan Dokumen Master Plan Pendidikan Kota Kotamobagu Tahun 2025–2035,” jelas dr. Weny Gaib.
Master Plan ini diharapkan menjadi acuan bagi seluruh pemangku kepentingan untuk menciptakan sistem pendidikan yang mampu melahirkan generasi penerus yang kompeten dan berdaya saing tinggi.
Turut hadir dalam acara tersebut adalah Sekretaris Daerah Kota Kotamobagu, Sofyan Mokoginta, S.H., M.E., para Asisten, para Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Tim Penyusun Master Plan Pendidikan, para Akademisi, serta seluruh Kepala Sekolah se-Kota Kotamobagu. Kehadiran berbagai unsur ini memastikan bahwa Master Plan yang disusun akan bersifat inklusif, aplikatif, dan dapat mengakomodasi kebutuhan nyata di lapangan. ***






