Manado – Untuk memastikan proyek pembangunan berjalan lancar, Wali Kota Manado Andrei Angouw, memantau perkembangan Malalayang Beach Walk (MBW), di kecamatan Malalayang.Jumat (30/09/2022) sore.

Di lokasi ini, Pemerintah Kota terus melakukan penataan dan mengubah wajah pantai Malalayang untuk menjadi salah satu destinasi wisata yang ada di Kota Manado.

- 1 Tidak Lolos Bekas, 10 Calon Direksi Perumda di Bitung Akan Lanjut Tes Psikologi, Tertulis Dan Wawancara
- Dihadiri Honandar, Kodam XIII Merdeka Gelar Upacara Penyambutan Satgas Yonif 712/Wiratama, Purna Tugas Operasi Pamtas RI-PNG 2026
- Evaluasi Penggunaan APBD 2025, Banggar DPRD Bitung Dan TAPD Sepakat Prioritas Tingkatkan Pendapatan
Berbagai pembenahan untuk menambah kenyamanan para pengunjung Pantai Malalayang. Segala persiapan ini menunjukkan komitmen tinggi dari Pemerintah Kota Manado untuk mendorong laju pariwisata.
“Malalayang Beach Walk (MBW) merupakan salah satu icon Parawsiata sebagai lokomotif perekonomian yang bisa diharapkan di Kota Manado. Ini tentunya harus dimanfaatkan secara serius,” Ucap Wali Kota.

Dikatakan Wali Kota, Ada kearifan lokal yang bisa kita kembangkan untuk mendongkrak nilai jual MBW sebagai potensi icon pariwisata yang dimiliki Kota Manado.

MBW merupakan kawasan Pantai di Malalayang yang ditata oleh pemerintah pusat lewat kementerian PUPR dan juga pemerintah Provinsi Sulut yang pengelolaannya akan diserahkan kepada Kota Manado. Kawasan ini nantinya menjadi salah satu ikon Pariwisata di Sulut khususnya di Kota Manado yang recanakan akan dibuka awal Oktober 2022 ini.
Turut mendampingi Wali Kota Manado, Camat Malalayang Royke Kalalo, Pelaksana Proyek Stevanus D. Polii, serta tim tekhnis dari Balai,DLH dan Dinas PUPR Kota Manado. (Liputan Khusus)








