Manado – Wakil Gubernur Sulawesi Utara Steven O.E. Kandouw mengatakan, Pemprov Sulut telah bertindak cepat memfasilitasi warganya yang terdampak kerusuhan yang terjadi di Wamena, Papua beberapa waktu lalu dengan mengirimkan tim ke lapangan untuk menyalurkan bantuan yang diperlukan pengungsi.
“Tadi Pak Kaban Kesbangpol, Karo Pemerintahan dan Kepala BPBD Sulut sudah melaporkan bahwa puji Tuhan semua warga Sulut di Wamena dalam keadaan aman, sehat dan tentram,” kata Wagub Kandouw di ruang kerjanya, Selasa (8/10/2019).
Kandouw menyebut bantuan yang diberikan kepada warga Sulut berupa bantuan makanan dan minuman dam lainnya.
“Itu sudah didistribusikan, untuk bantuan lainnya seperti bantuan natural dan keuangan semua sudah dicover,” beber Kandouw.
- PLN Goes To You: Semarakkan Hari Pelanggan Nasional 2026, PLN UP3 Gorontalo Hadir Menyapa Pelanggan
- Semangat Hari Pelanggan Nasional, PLN UP3 Kotamobagu Perkuat Sinergi dan Keandalan Listrik Bersama Stakeholder di Boltim
- Momen Hari Pelanggan Nasional 2026, PLN Unit Layanan Pelanggan Manado Utara Hadir Lebih Dekat: Mendengar, Mengapresiasi, dan Tumbuh Bersama Pelanggan
Tak hanya itu, Lanjut Kandouw, sesuai perintah Gubernur Olly Dondokambey, tim juga akan kembali ke Wamena dalam waktu dekat ini untuk mengangkut warga Sulut yang ingin pulang ke kampung halaman di Sulut.
“Akan dibantu lewat pesawat Hercules, mungkin 167 orang Sulut yang akan pulang ke Manado. Khusus warga Sulut pihak TNI AU berikan gratis, jadi tidak ada masalah,” ucap Kandouw.
Kandouw juga meminta kepada warga Papua yang ingin menimba ilmu di Sulut agar tidak perlu khawatir.
“Kami menyambut baik. Tetap kita satu keluarga ciptaan Tuhan. Silahkan kembali melanjutkan studi kalian di sini, tak ada dendam diantara kita. Orang Papua yang ada di Sulut boleh anggap kampung halaman sendiri. Jadi tak usah ragu berada di Sulut,” tutup Kandouw. (*/JM)





