Manado – Pemerintah Kota (Pemkot) Manado melalui Dinas Pariwisata (Dispar) menggelar pelatihan peningkatan inovasi dan higienitas sajian kuliner di destinasi pariwisata, berlangsung di ruang Tarsius Granpuri Hotel, Senin (22/11/2021).
Pelatihan yang dibuka Kepala Dinas Pariwisata Manado Dra Lenda Neivy Pelealu MSi mewakili Walikota Andrei Angouw itu, diikuti para pelaku usaha wisata kuliner di Kecamatan Malalayang khususnya mereka yang membuka usaha kuliner di pantai Malalayang.
Dalam sambutannya, Pelealu mengatakan sebagai salah satu daerah destinasi wisata di Indonesia, Kota Manado memiliki keanekaragaman kuliner lokal yang digandrungi wisatawan.
Olehnya, faktor higienitas kuliner Manado harus dijaga kualitasnya, tidak boleh asal-asalan dalam pengolahannya mulai dari proses persiapan sampai penyajian.
- Menteri Nusron Ingin Target PTSL 2027 Ditambah, Perluas Kepastian Hukum Bagi Masyarakat
- Bahas Rencana Kerja TA 2027 Dengan Komisi II DPR RI, Menteri Nusron Usulkan Pagu Anggaran Rp.10 Triliun
- Laporkan Progres Dukungan KSPEAN Papua Selatan, Wamen Ossy Tegaskan Landasan Kuat Agenda Pembangunan Nasional
“Pelatihan ini sangat penting untuk diikuti khususnya bagi pelaku usaha kuliner di Kota Manado. Karena hal ini terkait bagaimana menjaga higienitas kuliner yang kita sajikan. Usaha kuliner harus memperhatikan faktor higienitas sebuah produk makanan atau minuman ini,”ujar Pelealu, didampingi Kepala Bidang Kelembagaan Steven Runtuwene, SSos.
Tampil sebagai narasumber dalam kegiatan tersebut, Staf Khusus Walikota Manado Tommy Rampengan dan Teddy Tandaju serta Kepala Dinas Kesehatan Kota Manado dr Joy Sekeon dan pemateri lainnya yang berkompeten dengan industri kuliner pariwisata di Kota Manado. (*)








