Manado – Kondisi drainase yang kurang baik, di perparah dengan sampah yang menumpuk menjadi salah satu faktor utama penyebab air meluap dari drainase dan menyebabkan banjir apabila terjadi curah hujan tinggi.

Guna mengetahui sekaligus mencari solusi terhadap masalah tersebut, Wali Kota Manado Andrei Angouw, kembali melakukan peninjauan ke lapangan.

- GMIM Moria Kolongan Rayakan HUT ke-174 dengan Ibadah Syukur, Kejuaraan Moriko Cup 2026 Sukses Digelar
- Diresmikan Presiden Prabowo, Pemkab Minsel Dukung Pengoperasional 1.061 Unit KDKMP
- Bupati Michael Thungari Beri Dukungan dan Apresiasi Serta Motivasi Bagi Ke Empat Siswa Peserta Seleksi Paskibraka Tingkat Provinsi Sulawesi Utara
Kali ini, di dampingi Camat Paal Dua Glennstiano Kowaas, Wali Kota melihat kondisi drainase dan saluran air di Kelurahan Ranomuut dan Kelurahan Perkamil Kecamatan Paal Dua.

Kunjungan ini dilakukan untuk menganalisis pemanfaatan drainase dan saluran air di Kota Manado, agar dapat menampung debit air jika terjadi hujan lebat. Hal ini dimaksudkan agar ke depannya air tidak meluap ke jalan dan menggenangi rumah-rumah penduduk.
“Banyak faktor penyebabnya tapi masalah banjir harus menjadi tanggungjawab kita semua untuk melakukan upaya menanggulangi sekaligus antisipasi agar banjir berkurang,”Ucap Wali Kota

Sejak awal kepemimpinan Wali Kota Andrei Angouw dan Wakil Wali Kota Richard Sualang (AA-RS) bertekad agar Kota Manado bisa bebas dan terhindar dari ancaman bencana banjir. Dan salah satu solusinya adalah normalisasi anak sungai dan perbaikan drainase dan saluran air di Kota Manado. (Mal)










