Syarifudin Syaafa,ST MM
Manado – Merebaknya pandemi global Covid-19 atau virus Corona sampai di pelosok dunia termasuk di Kota Manado, memunculkan istilah-istilah yang asing ditelinga orang kebanyakan.
Banyak orang yang tidak mengerti istilah-istilah ilmiah yang dipakai pemerintah sebagai upaya pencegahan penyebaran virus Corona di Indonesia seperti Sosial Distancing, Physical Distancing, Self Carantine dan lainnya.
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Manado Syarifudin Syaafa,ST MM, mengatakan istilah-istilah yang dipakai ilmiah atau yang dipakai Pemerintah terkait virus Corona ini perlu dibahasakan dengan bahasa yang mudah dimengerti masyarakat setempat.
“Bahkan bisa diterjemahkan kedalam bahasa yang mudah dimengerti oleh segenap lapisan masyarakat. Sehingga masyarakat bisa mengerti apa istilah Sosial Distancing, Physical Distancing, Self Carantine dan lain sebagainya,”ujar Saafa.
- Diresmikan Presiden Prabowo, Pemkab Minsel Dukung Pengoperasional 1.061 Unit KDKMP
- Bupati Michael Thungari Beri Dukungan dan Apresiasi Serta Motivasi Bagi Ke Empat Siswa Peserta Seleksi Paskibraka Tingkat Provinsi Sulawesi Utara
- Wabup Vasung Hadiri Groundbreaking 10 Gudang Pangan Polri dan Launching Operasional 166 SPPG
Dikatakan Saafa, ini menjadi tugas pemerintah khususnya Bagian Kehumasan untuk menjelaskan kepada masyarakat terkait istilah yang muncul tersebut, karena diakui tidak semua masyarakat mengerti istilah yang muncul disaat pandemi global Covid-19 ini.
“Ini adalah tugas Kehumasan Pemerintah yang harus diperhatikan. Selain itu para jurnalis juga membantu, terrmasuk mereka yang berpengaruh di sosial media,”pungkas Sekretaris Komisi II DPRD Kota Manado ini. (JM)






