Jakarta-Bupati Morowali Utara (Morut), Dr dr Delis Julkarson Hehi MARS, menyambut gembira kunjungan Wali Kota Shandong China, ke Indonesia untuk menawarkan kerja sama antar kota (sister’s city) dengan Kabupaten dan Kota-Kota di Indonesia.
“Kami menyambut baik kunjungan delegasi dari Kota Shandong ke Indonesia, semoga menghasilkan kerja sama yang saling menguntungkan antara kedua Kota, bahkan kedua Negara di masa yang akan datang,” ujar Bupati Delis atas nama Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) saat menerima audiensi delegasi Pemerintah Kota Shandong di Jakarta, belum lama ini.
Bupati Delis, yang juga Ketua Bidang Pertambangan Apkasi itu, dipercayakan untuk mewakili organisasi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) se-Indonesia untuk berdialog langsung dengan delegasi Kota Shandong yang ingin menjalin kerja sama saling menguntungkan, dalam berbagai bidang dengan Pemkab dan Kota di Indonesia.
Ia, menjelaskan kepada delegasi Kota Shandong yang dipimpin Wakil Walikota, Dezhou Chen Haiming, bahwa Morut merupakan Kabupaten dengan deposit nickel terbesar di dunia.
- Melangkah Sehat, Bergerak Hijau: PLN UP3 Luwuk Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 dengan Aksi Bersih Lingkungan
- Gelorakan Semangat Pancasila, PLN dan Pemprov Sulteng Kejar Target 100% Desa Berlistrik di 2029
- Pansus RTRW Menggelar Rapat Penyempurnaan Hasil Evaluasi Kemendagri Terhadap Ranperda RTRW Tahun 2025-2044
Saat ini, sudah lebih dari 10 investor China telah menanamkan modalnya di bidang pertambangan dan industri hilir nickel di bumi tepo asa aroa tercinta.
Investor-investor tersebut membuka puluhan ribu kesempatan kerja bagi Tenaga Kerja (TK) Indonesia, namun tidak sedikit pula Tenaga Kerja Asing (TKA) asal Negeri Tirai Bambu tersebut.
“Sejumlah Kabupaten di Indonesia, melalui Apkasi telah menjalin kerja sama dengan Pemerintah China, untuk mengirim generasi muda Indonesia belajar di China dalam berbagai bidang keterampilan. Setelah tamat nanti, mereka akan kembali ke Indonesia dan bekerja di Perusahaan-Perusahaan investasi China di Indonesia,” ujar orang nomor satu di Morut itu. (MCDD/NAL)








