Tak Terima Anaknya Ditikam, IRT Lapor Polisi

Ilustrasi

Manado – Kasus penganiayaan dengan mengunakan senjata tajam, seakan tiada hentinya terjadi di Kota Manado. Kali ini nasib naas yang dialami korban bernama Hendra Lamadi (36), Warga Kelurahan Paniki Bawah Lingkungan VI, Kecamatan Mapanget. Pasalnya, korban dianiaya pelaku berinisial JM alias Jerry, Warga Kelurahan Paniki Bawah Lingkungan VI Kecamatan Mapanget. Kejadian tersebut terjadi di Kelurahan Paniki Bawah Lingkungan VI Kecamatan Mapanget, Minggu (24/11) sekitar 00.40 Wita.

Dari informasi yang dirangkum serta menurut data dan laporan pihak kepolisian, kejadian tersebut itu berawal saat itu pelapor perempuan Yessy umboh (60), yang juga ibu korban sedang tidur. Kemudian terbangun karena ada teriakan memanggil nama korban.

Beberapa saat kemudian, pelaku dan beberapa orang mencoba mendesak masuk dengan membawa tombak dan parang sambil memukul pintu rumah pelapor. Sialnya pada saat korban sedang berada di dapur, pelaku langsung menusuk korban dengan menggunakan tombak sehingga mengena pada bagian lambung kiri korban.

Sontak korban berteriak minta pertolongan karena telah kena tikam. Melihat korban sudah berisimbah darah, pelaku kemudian langsung meninggalkan lokasih kejadian.

Sementara korban yang sudah bersimbah darah langsung dibawah ke rumah sakit Auri untuk di lakukan pertolongan. Kemudian sekitar 02.00 Wita. Namun karena luka yang diderita cukup parah, sehingga korban dirujuk ke rumah sakit Prof Kandow.

Tak terima dengan perbuatan yang dilakukan pelaku, IRT ini langsung melaporkan kejadian tersebut kepihak yang berwajib.

Kapolresta Manado Kombes Pol Benny Bawensel, ketika dikonfirmasi melalui Kasat Reskrim AKP Tommy Aruan, membenarkan adanya laporan tersebut. “Laporannya sudah diterima dan saat ini masih dalam proses lidik” ujar Aruan. (Dwi)

Related posts

Leave a Comment