Bitung, Redaksisulut – Deslie Sumampow bersama Ikatan Wartawan Online (IWO) serahkan bantuan Alat Pelindung Diri (APD) Face Shield (Pelindung Wajah) di RSUD Manembo-nembo, Kota Bitung. Senin, (20/4/2020).
Direktur RSUD Kota Bitung, dr. Pitter Lumingkewas pada saat itu menerima bantuan secara simbolis memberikan apresiasi atas kepedulian membantu penyediaan APD di RSUD.
“Face Shield ini sangat penting karena Covid-19 atau Virus Corona dapat menular lewat mata, hidung dan mulut. Bantuan ini sangat membantu apalagi pelindung wajah ini biasanya digunakan tenaga medis dalam ruangan IGD dan isolasi”. Katanya.
Ia juga mengatakan bahwa pihaknya masih sangat membutuhkan APD, dimana APD itu hanya sekali pakai.
“Bukan hanya di RSUD tetapi semua rumah sakit di dunia sangat membutuhkan APD dan ini bukan masalah anggaran tetapi penyedia yang tidak memiliki stok”. Kata Pitter.
Sementara itu Deslie mengatakan bahwa ada sekitar 250 APD pelindung wajah yang dipesan dan saat ini baru 150 pcs yang didistribusikan.
“Merasa tergerak hati dan dengan dana pribadi serta bantuan dari teman saya yang juga bergerak di usaha pengadaan alat kesehatan serta dukungan dari IWO kami serahkan bantuan ini guna sebagai bentuk kepedulian terhadap tenaga medis dalam menghadapi wabah covid-19”. Katanya.
Ia juga mengatakan bahwa 150 pcs pelindung wajah rencananya akan disumbangkan di RSUD dan Tim Medis Satgas Covid-19 Kota Bitung.
“Jumlahnya memang tidak banyak, tapi ini tulus dari hati bahwa kami peduli dengan tenaga medis yang saat ini sementara melawan wabah covid-19. Semoga bantuan ini bisa membantu dan memotivasi tenaga medis di Kota Bitung”. Tambah Deslie.
Ketua IWO Kota Bitung, Hezky Goni yang saat itu juga memberikan bantuan secara simbolis mengatakan bahwa sangat berterima kasih karena bisa bersama-sama membantu dalam penanganan Covid-19.
“Mudah-mudahan kedepan masih akan ada lagi orang yang mau bersama-sama membantu dalam penanganan Covid-19”. Kata Hezky.
Seraya menambahkan, “Untuk rekan-rekan Wartawan, kedepan dalam pembuatan berita kiranya jangan membuat pemberitaan yang menimbulkan kepanikan di situasi covid-19. Kita tetap profesional”. Tambah Hezky. (Wesly)







