Jakarta – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI Perjuangan Sulawesi Utara berhasil meraih juara II pada Festival Bakar Ikan Nusantara dengan lomba memasak dan makan bareng sajian kuliner nusantara yang dilaksanakan di Jakarta Convention Center (JCC) Hall B Jakarta, pada Sabtu (25/6/2022).
Koordinator Tim DPD Sulut, Ir Jean Sumilat mengatakan, hasil yang dicapai tersebut merupakan berkat dukungan dan doa masyarakat Sulawesi Utara.
“Puji Tuhan, kami bisa berhasil membawa nama harum DPD PDI Perjuangan Sulawesi Utara dalam ajang Festival Kuliner Nusantara Mustikarasa yang dilakaar di JCC ini. Kami berterimakasih untuk doa dan dukungan seluruh masyarakat Sulawesi Utara khususnya kepada para simpatisan dan kader PDI Perjuangan di bumi nyiur melambai ini, sehingga kami boleh mengikuti acara dan mendapatkan hasil yang terbaik,” tukas Sumilat yang juga merupakan anggota DPRD Kota Manado ini yang turut didampingi oleh Rangga Paonganan dari BMI Sulawesi Utara dan Wakil Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Manado, Jeffry Polii.
Ketua PAC PDI Perjuangan Kecamatan Malalayang ini mengatakan, hasil tersebut dipersembahkan kepada para semua pendukung dan simpatisan partai moncong putih Sulawesi Utara. Sambil berharap, ke depan PDI Perjuangan Sulut bisa meningkatkan prestasi dalam mengikuti ajang festival tersebut.
- 1 Tidak Lolos Bekas, 10 Calon Direksi Perumda di Bitung Akan Lanjut Tes Psikologi, Tertulis Dan Wawancara
- Dihadiri Honandar, Kodam XIII Merdeka Gelar Upacara Penyambutan Satgas Yonif 712/Wiratama, Purna Tugas Operasi Pamtas RI-PNG 2026
- Evaluasi Penggunaan APBD 2025, Banggar DPRD Bitung Dan TAPD Sepakat Prioritas Tingkatkan Pendapatan
“Capaian ini kami persembahkan untuk para pendukung dan simpatisan partai PDI Perjuangan Sulawesi Utara. Dan kami berharap, ke depan kita bisa mendapatkan hasil yang lebih memuaskan untuk semua kader dan simpatisan PDI Perjuangan Sulawesi Utara,” tutupnya.
Dari informasi yang didapat, juara pertama dalam ajang Kuliner Nusantara Mustikarasa adalah dari provinsi Jawa Tengah dan juara ketiga adalah dari provinsi Kalimantan Timur. Kegiatan diikuti 34 provinsi. (*Mal)






