Morut-Polres Morowali Utara (Morut) bersama Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Morut melaksanakan kegiatan penanaman perdana jagung, sebagai bagian dari program nasional penanaman jagung serentak 1 hektar.
Kegiatan ini dilaksanakan untuk mensukseskan program swasembada pangan 2025. Program ini dilaksanakan atas kerjasama antara Polri – Kementan RI – GAPKI – Perhutani – Inhutani- Srasra – Swadaya Petani.
Pencanangan penanaman jagung untuk tingkat Kabupaten Morut dilaksanakan di Desa Korobonde, Kecamatan Lembo, Selasa (21/01/2025).
Penanaman perdana itu dilakukan langsung oleh Kapolres Morut, AKBP Reza Khomeini, SIK, Bupati Morut, Dr dr Delis Julkarson Hehi MARS, Kajari Morut, Mahmuddin, Kadis Pertanian Morut, Jasrion Ampugo, serta pejabat lainnya.
- Melangkah Sehat, Bergerak Hijau: PLN UP3 Luwuk Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 dengan Aksi Bersih Lingkungan
- Gelorakan Semangat Pancasila, PLN dan Pemprov Sulteng Kejar Target 100% Desa Berlistrik di 2029
- Pansus RTRW Menggelar Rapat Penyempurnaan Hasil Evaluasi Kemendagri Terhadap Ranperda RTRW Tahun 2025-2044
Kapolres Reza, menyatakan, rasa terima kasihnya atas dukungan Pemda Morut dan mitra kerja lainnya, sehingga kegiatan penanaman jagung ini bisa dimulai.
“Pak Kapolri perintahkan cari lahan kita tanam jagung. Awalnya bingung juga. Tapi syukurlah atas kerjasama dan dukungan banyak pihak program ini bisa dimulai,” ujar mantan Kasat Lantas Polres Morowali ini.
Ia menegaskan, penanaman jagung seluas 1 juta hektar di seluruh Indonesia merupakan program presiden RI demi swasembada pangan tahun 2025 ini.
Oleh karena itu, program ini harus didukung agar terlaksana dengan baik. Khusus di Morut, ditargetkan seluas 5.000 hektar yang tersebar di sejumlah Desa di 10 Kecamatan se Morut.
Kapolres juga secara khusus, mengucapkan terima kasih atas kerjasama dengan Dinas Pertanian termasuk para penyuluh pertanian yang sangat berperan untuk mensukseskan program ini.
Sementara itu, Bupati Delis, mengemukakan, pihaknya sangat mensuport program ini karena tujuannya memang mulia.
“Kami siap mendukung baik penyediaan lahan, bibit, sarana produksi pertanian, pemeliharaan. Kami siapkan untuk bisa menyukseskan program ini,” jelasnya. (Ale/Ryo/NAL)






