Korban
Manado – Nasib malang dialami Refly Mononimbar (28) warga Kelurahan Winangun Dua Lingkungan V Kecamatan Malalayang. Lelaki yang kesehariannya bekerja sebagai sopir angkutan kota (angkot) ini, harus mendapatkan perawatan medis di Rumah Sakit Bhayangkara, setelah ditikam oleh orang yang tidak dikenalinya. Peristiwa itu terjadi di Kelurahan Karombasan Selatan Lingkungan III Kecamatan Wanea, Minggu (4/4) sekitar 23.00 Wita.
Menurut informasi yang dirangkum, peristiwa itu berawal saat korban sedang berada di rumah duka pamannya yang berada tak jauh dari rumah korban. Sekitar 23.00 Wita, korban pergi dengan sepeda motor bersama temannya untuk membeli rokok.
Saat berada di Kelurahan Karombasan Selatan Lingkungan III Kecamatan Wanea, korban berpapasan dengan pelaku berjumlah dua orang yang membawa sepeda motor dan hampir bertabrakan. Kemudian pelaku mengatakan “Bos Kiapa Mo Tabrak Pa Torang”, ujar korban meniru perkataan pelaku.
Lalu korban meminta maaf kemudian langsung pergi meninggalkan lokasi kejadian. Namun pelaku mengejar korban dan tiba tiba korban merasakan perih di bagian punggung sebelah kanan. Setelah dilihat, ternyata korban telah ditikam oleh pelaku. Akhirnya korban langsung dibawah ke rumah sakit Bhayangkara untuk mendapatkan perawatan medis.
- Semarakkan HUT RI ke-81 dan Berkah Maulid 2026, YBM PLN UP3 Tolitoli Gandeng IDI dan Lanal Gelar Khitanan Sehat Ceria untuk 79 Anak di Galang
- Dukung Pariwisata Global, PLN Siagakan Personel dan Backup Kelistrikan Berlapis di Likupang Tourism Festival 2026
- Penutupan Latsar Yantek Batch 1, PLN UP3 Tahuna Dorong Petugas Semakin Tangguh dan Profesional
Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Manado Kompol Thommy Aruan SH SIK MH, membenarkan adanya laporan tersebut, “laporan sudah kami terima dan akan segera ditindak lanjuti,” pungkasnya. (Dwi)





