Manado – Kebakaran kembali terjadi, kali ini tiga rumah semi permanen yang berada di Kelurahan Tikala Lingkungan Iav Kecamatan Tikala, masing masing milik Kaunang Rogi, Sukono Apena, dan Sukono Supardi, ludes dilalap si jago merah. Jumat (30/8) sekitar 11.45 Wita.
Menurut keterangan saksi Teddy Johan (63) mengatakan, saat itu dirinya sedang tidur di kursi ruang tamu. Tiba tiba saksi terbangun setelah mendengar ada yang berteriak kalau ada kebakaran. Mendengar suara tersebut, saksi langsung bangun dan melihat api sudah membakar kamar tidur yang ada di dalam rumah saksi. “Saat itu saya mencoba untuk menyelamatkan barang barang, namun tidak bisa karena api dengan cepat membesar,” Ujar Teddy.
Menurut keterangan Ronal Johan (35), mengatakan saat itu dirinya sedang mempersiapkan barang barang katering makanan untuk disalurkan kepada pelanggan. Lalu mendengar suara teriakan dari tantenya Sutarti yang mengatakan kalau ada. Kemudian saksi mencoba untuk mendekat ke kamar tersebut dengan maksud untuk memadamkan apiapi menggunakan air, namun api cepat membesar.
“Karena tidak bisa dipadamkan, saya berusaha untuk memindahkan dua unit sepeda motor yang terparkir dihalaman dekat kamar tidur, namun tidak sempat karena tempat duduk sepeda motor sudah terbakar,” Jelas Ronal.
- PWI dan Mitra Gelar Gerakan Literasi Pelajar Manado, Sejuta Asa untuk Kota Tercinta, Jadi Kado Istimewa HUT Ke-403 Manado
- Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, PLN UP3 Palu Hijaukan Pesisir Teluk Palu Melalui Penanaman 1.000 Bibit Mangrove
- Dari Gerobak Harapan ke Usaha yang Lebih Mapan : Kisah Muhammad Syarifuddin Menyalakan Asa Bersama TJSL PLN
Sementara itu, Kapolsek Tikala AKP Bartholomeus Dambe ketika dikonfirmasi mengatakan peristiwa kebakaran tersebut diduga adanya korsleting pada instalasi listrik yang ada dalam salah satu ruang kamar dalam rumah tersebut, “kebakaran cepat membesar dikarenakan rumah rumah yang terbakar terbuat dari kayu dan tripleks, serta dilokasi kebakaran angin cukup kencang sehingga penyebaran api sangat cepat. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, dan kerugian diperkirakan sekitar 500 juta rupiah,” Pungkasnya. (Dwi)






