Buol- Satuan Reskrim Polres Buol membongkar sindikat pengedar uang palsu. Dalam penangkapan tersebut pihak kepolisian mengamankan satu orang pelaku berasal dari Desa Langudon Kecamatan Bokat Kabupaten Buol.
Kasat Reskrim, Iptu.Heru Setiyono, S.H., pengungkapan, kejadian tersebut berawal dari laporan penjual Somai yang melaporkan dugaan peredaran uang palsu tersebut di Desa Kantanan.
Pedagang Somai itu awalnya curiga dengan uang yang diterimanya dari seorang pembeli. Pembeli itu sudah beberapa kali membeli dan membayar dengan uang yang diduga palsu tersebut.
Setelah merasa curiga uang tersebut adalah palsu, kemudian pedagang Somai itu langsung melaporkan kepada pihak kepolisian setempat dan langsung melakukan penyelidikan. Hasilnya, petugas menemukan pelaku AM (24) di Desa Langudon Kecamatan Bokat di rumahnya, yang digunakan sebagai lokasi produksi uang palsu.
- Faisal Yunus Soroti Penguatan Kinerja Usai Pelantikan Pejabat Baru Bone Bolango
- Wujud Nyata Dukungan Transisi Energi Nasional, PLN UP3 Kotamobagu Perkenalkan Ekosistem Mobil Listrik ke Pemkab Bolmong
- Aksi Heroik Selamatkan Korban Kebakaran Mega Mall, Gubernur Yulius Beri Penghargaan Khusus Bagi Tim Damkar Manado
Kapolres Buol AKBP Dieno Hendro Widodo, S.I.K membenarkan adanya kejadian pemalsuan uang yang berhasil ditemukan di lokasi senilai Rp 2,8 juta
“Di lokasi ditemukan barang bukti uang palsu nilainya sekitar Rp 2,8 juta,” ujarnya saat pengungkapan kasus, Senin (01/3).
Kapolres Buol menghimbau agar masyarakat lebih berhati-hati lagi dalam melakukan transaksi jual beli dengan melakukan pengecekan keaslian uang terutama pada pecahan 50 ribu dan pecahan 100 ribuan dengan cara dilihat, diraba kemudian di terawang.(Johnny)
Sumber :Ka Humas Polres Buol








