PALU – Menjelang pelaksanaan pemungutan suara Pilkada serentak 2020, masyarakat Sulawesi Tengah dikejutkan terjadi pembunuhan dan pembakaran rumah Warga di Desa Lembontongo Kec. Palolo Kab. Sigi pada Jumat (27/11/2020) pagi.
Dari informasi yang beredar setidaknya ada empat korban yang dibunuh dan beberapa rumah serta tempat ibadah dibakar oleh orang yang tidak dikenal ( OTK ).
Kabidhumas Polda Sulteng Kombes Pol. Didik Supranoto, saat dikonfirmasi awak media ini , Sabtu (30/11/2020) membenarkan kejadian tersebut.
“Benar, hari Jumat (27/11/2020) pagi kemarin di Dusun Lewonu Desa Lembontongoa Kec. Palolo Kab. Sigi telah terjadi dugaan pembunuhan dan pembakaran rumah warga” Jelasnya.
- Wali Kota Tomohon Temui Kepala BPOM RI, Bahas Dukungan untuk TIFF 2026 dan Usulan Pembangunan Laboratorium BPOM
- Diduga Langgar Kesepakatan, Warga Tanjung Merah Bakar PT Futai, Polisi Pasang Police Line
- Wawali Tomohon dan Staf Khusus Presiden Bahas Penguatan UMKM, Ekonomi Digital, dan Sektor Unggulan Daerah
“Ada empat korban dilaporkan meninggal dunia di lokasi kejadian, masing-masing inisial Y, P, N dan Pe, serta tujuh rumah warga dalam kondisi terbakar,” terang Didik.
Polres Sigi di back up Satgas Ops Tinombala baik dari Polri dan TNI serta Densus 88 AT mulai kemarin siang sudah menuju ke TKP dan melakukan pengejaran terhadap pelaku.
Berdasarkan keterangan dari saksi-saksi, setelah ditunjukkan foto-foto DPO teroris MIT mereka membenarkan bahwa pelaku pembunuhan dan pembakaran rumah sama dengan foto tersebut.
Sehingga dapat dipastikan pelaku adalah kelompok MIT POSO,Diharapkan masyarakat tetap tenang, tidak terpancing berita-berita yang Provokatif, pihak Kepolisian bersama TNI telah berusaha semaksimal mungkin untuk menangani masalah ini, Kembali ditegaskan berdasarkan olah tempat kejadian perkara tidak ditemukan Gereja yang dibakar sebagaimana informasi yang berkembang di media sosial, pungkasnya. (Johnny)






