Tahuna-Perayaan HUT daerah kepulauan Sangihe ke 601 tahun dan upacara adat Tulude tahun 2026 sukses digelar yang penyelenggaraannya di Papanuhung Santiago rumah jabatan bupati sangihe, pada Sabtu (31/1/2026).
Bupati Michael Thungari dalam sambutanya mengungkapkan dirinya sudah beberapa kali mengikuti acara Tulude tetapi baru kali ini cuacanya yang terbaik. ”Terima kasih kepada segenap tim doa yang telah mendoakan tempat ini, di mulai dari sepekan yang lalu hingga hari ini,” ujar Thungari.
Bupati Thungari menjelaskan bahwasannya Tulude bukan merupakan sekedar tradisi tahunan,Melainkan wujud ungkapan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, atas penyertaannya sepanjang perjalanan hidup yang telah di lalui, sekaligus ruang perjumpaan batin, alam dan nilai-nilai luhur warisan leluhur dalam menyongsong masa depan dengan penuh harapan.
”Tema Tulude kali ini mengajak kita untuk memaknai sukacita secara utuh,dimana sukacita ini tidak hanya lahir dari berkat, keberhasilan dan kebaikan yang kita terima, tetapi juga dari peristiwa yang kita alami selamat satu tahun baik suka maupun duka,” jelas Thungari.
Lanjut menurutnya, semua ini tetap ada dalam kasih dan penyertaan Tuhan, dalam kearifan adat dan iman. Setiap peristiwa hidup diyakini sebagai bagian dalam proses pembentukan dan pendewasaan.
“Tantangan, ujian bahkan kegagalan bukanlah suatu yang terpisah dari rencana Tuhan, melainkan saran untuk menumbuhkan hikmat, keteguhan dan kekuatan batin, sehingga kita dimampukan untuk terus melangkah dengan iman dan pengharapan,”kata Thungari.
Thungari juga menegaskan momentum acara adat Tulude ini adalah sebagai ungkapan syukur atas panjangnya perjalanan Kabupaten Kepulauan Sangihe hingga memasuki usia 601 tahun, dan ini ini merupakan saksi perjuangan,pengorbanan serta ketekunan para leluhur dalam membangun kehidupan bermasyarakat,beradat,berbudaya dan beriman.
“Usia yang panjang ini, merupakan jati diri,ketahanan dan semangat kebersaman masyarakat Sangihe dalam menghadapi dinamika zaman sekaligus meneguhkan kembali nilai-nilai luhur warisan leluhur yang didalamnya ada kebersamaan, kerendahan hati, Penghormatan terhadap alam serta ketekunan iman pada Tuhan Yang Maha Esa” jelas Thungari.
Wakil Gubernur Sulawesi Utara DR. J.Viktor Mailangkay, SH,MH, dalam membacakan sambutan Gubernur Sulut menyampaikan, angka usia ke 601 tahun Kabupaten Sangihe sangatlah matang,dimana perjalanan melampaui enam abad,jika diibaratkan daerah Kepulauan Sangihe bagaikan sebuah kapal kora-kora raksasa yang kokoh. Selama lebih dari 600 tahun kapal ini telah teruji menerjang badai besar dipasifik, membelah ombak samudera yang menantang dan menaklukkan arus zaman yang kian keras.
”Kayu penyusun kapal ini adalah persatuan kita, layarnya adalah iman kita yang teguh kepada sang pencipta, dan kemudinya adalah kearifan lokal yang luhur, dimana Sangihe tetap berdiri tegak karena memiliki jangkar yang tertanam kuat pada adat istiadat” ujar Wakil Gubernur.
Wakil Gubernur mengatakan usia 601 tahun adalah bukti ketangguhan yang luar biasa dari masyarakat Sangihe yang tetap eksis, mandiri dan terus memberikan kontribusi berharga diberanda terdepan Utara negara kesatuan Republik
“Dari tahun 2025 dan awal tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe telah mengukir catatan prestasi yang sangat membanggakan. Atas nama Pemerintah Propinsi Sulawesi Utara Saya memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Bupati,Wakil Bupati dan seluruh pihak atas dedikasi dan komitmennya sehingga mampu meraih hasil yang luar biasa,” Ucap Wakil Gubernur.
Mailangkay menyampaikan Tulude bukan sekedar pesta rakyat atau rutinitas tahunan, upacara ini adalah kompas spiritual bagi masyarakat Sangihe, didalamnya terkandung nilai- nilai gotong royong, kerukunan dan ketaatan kepada Tuhan.
”Saya ucapkan selamat hari ulang tahun ke 601 tahun daerah Kepulauan Sangihe dan selamat merayakan upacara adat Tulude tahun 2026, Semoga Tuhan yang Maha kuasa senantiasa memberkati dan melindungi kita semua serta memberkati tanah yang kita cintai ini,” Pungkas wakil Gubenur saat membacakan sambutan Gubernur Sulut.
Turut Hadir dalam Upacara adat Tulude, rombongan dari provinsi, Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setda Provinsi Sulut, Sekretaris DPRD Provinsi Sulut, Asisten Direktur BI Sulut, Komisaris Utama Bank Sulut Go, Ketua TP PKK Kabupaten Sangihe, Sekretaris TP PKK Kabupaten Sangihe, Ketua DPRD Sangihe, Kapolres Kepulauan Sangihe, Forkopimda, tokoh agama, tokoh masyarakat , masyarakat dari 15 kecamatan dan undangan. (Advetorial)












