Ilustrasi
Manado – Kasus pencurian kembali lagi menambah catatan kriminal Polresta Manado, kali ini korbannya lelaki Charles Togelang (53), Warga Kelurahan Pandu, Lingkungan V, Kecamatan Bunaken. Pasalnya, rumah milik korban di bobol pelaku yang belum diketahui identitasnya. Kejadian tersebut itu terjadi pada hari Minggu (09/02) sekitar pukul 11:00 Wita di Kelurahan Pandu, Lingkungan V, Kecamatan Bunaken.
Dari informasi yang dirangkum menurut data dan laporan pihak kepolisian, kejadian itu terjadi. Dimana korban yang diketahui seorang aparatur sipil negara (ASN) ini, sedang pergi ke Gereja untuk melaksanakan ibadah. Kemudian sekitar pukul 12:30 Wita , pada saat korban kembali ke rumah, korban mendapati pintu belakang rumah telah di rusaki oleh pelaku.
Melihat kejadian tersebut korban langsung masuk kedalam rumah dan melihat laci lemari yang berada didalam kamar sudah berada di atas tempat tidur. Setelah di periksa uang jemaat yang disimpan korban didalam laci berjumlah Rp 3.000.000 Juta, dan satu unit Handphone merek Samsung J1 sudah yang berada di meja dapur sudah tidak ada.
- Rapat Lanjutan Pembahasan Ranperda Penanggulangan Kejadian Luar Biasa Dan Wabah Penyakit Menular : Instrumen Hukum Penting Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Darurat Kesehatan
- Sekwan Niklas Silangen Dampingi Ketua Dewan Terima Kunjungan Badan Kehormatan Dan Pimpinan DPRD Kabupaten Kepulauan Sangihe
- Ketua Dewan Andi Silangen Terima Kunjungan Badan Pusat Statistik Sulut : Koordinasi Terkait Penurunan Indeks Demokrasi Indonesia
Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian senilai Rp 6.000.000 Juta, tak terima dengan perbuatan tersebut ,korban akhir melapor kejadian yang dialaminya kepihak yang berwajib.
Sementara itu, Kapolresta Manado Kombes Pol Benny Bawensel, saat dikonfirmasi melalui Kasat Reskrim AKP Tommy Aruan, membenarkan adanya laporan tersebut. ” Laporan tersebut kami terima, dan sedang dalam proses lidik ” ungkap Kasat Reskrim Polresta Manado. (Dwi)





