Tahuna-Bupati Kabupaten kepulauan Sangihe Michael Thungari SE,MM di dampingi manager PLN UP3 Tahuna M Fausan meresmikan listrik gratis bagi delapan keluarga prasejahtera dikecamatan Tabukan Utara, Senin (10/3/25).
Bupati Michael Thungari SE, MM dalam sambutannya, mengungkapkan program PLN light Up the dream yang artinya listrik untuk nyalakan mimpi adalah suatu program yang sangat baik untuk masyarakat kurang mampu.
Menurut Thungari, pemerintah daerah mendukung dan mengapresiasi setinggi-tingginya program yang dilaksanakan oleh PLN UP3 Tahuna dan berharap, program seperti ini akan kembali dan terus berjalan kedepannya.
“Pasokan listrik bukan hanya sebagai penerangan namun, diera digitalisasi dan modernisasi ini listrik sangat dibutuhkan sebagai pendukung sarana untuk peningkatan kualitas hidup, pendidikan bahkan ekonomi,”ungkap Thungari
Thungari mengatakan dalam bulan Ramadhan seperti ini masyarakat sangat berharap listrik itu stabil. Maka dari itu pemerintah daerah dalam Visi-misi kepemimpinannya, pasokan listrik dan surplus listrik menjadi salah satu poin yang sangat penting.
“Untuk itu dimohon kerjasamanya dari pimpinan beserta jajaran PLN UP3 Tahuna dapat menstabilkan pasokan listrik dengan mengurangi pemadaman bergilir yang ada disangihe.”pinta Thungari
Manager PLN UP3 Tahuna, M Fausan membeberkan, program Light Up the Dream merupakan wujud nyata komitmen dan kepedulian insan PLN dalam mewujudkan energi berkeadilan serta pemerataan akses listrik dimana, program ini merupakan inisiatif pegawai PLN UP3 Tahuna dengan menyisihkan sebagian penghasilannya untuk membantu pemasangan listrik gratis bagi keluarga prasejahtera di kabupaten Sangihe.
“Bahagianya ketika bisa menyalakan mimpi orang lain. Bahagia ketika melihat orang lain bahagia. Artinya, program ini berasal dari kepedulian para karyawan PLN untuk mewujudkan mimpi masyarakat yang belum mampu untuk menikmati listrik dari PLN,” ucap Fauzan.
Diketahui program ini telah dilakukan di kecamatan Nusa Tabukan dan kecamatan Tabukan Utara kabupaten Sangihe terhadap keluarga prasejahtera yang memiliki rumah namun belum menikmati fasilitas penerangan. (Yoss)














