Relawan Satu Komando Morut, Deklarasi Tolak Kecurangan Jelang PSU

MORUT – Relawan Satu Komando masyarakat Morowali Utara (Morut), Sulawesi Tengah (Sulteng) mendeklarasikan komitmen untuk mensukseskan Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilkada Morowali Utara.

Mereka menolak segala bentuk kecurangan, intimidasi dan kekerasan dalam perhelatan Politik ini.

“Kami masyarakat Morowali Utara menghendaki PSU ini berjalan jujur dan demokratis,” demikian salah satu butir deklarasi yang dibacakan Kordinator Relawan Satu Komando, Heymans Larope, di depan seratusan warga yang berkumpul di Kompleks Tomori indah, Desa Korowou, Kamis (15/04/2021) malam.

Deklarasi itu juga menyebutkan bahwa relawan tidak mentoleransi segala bentuk kecurangan, intimidasi dan kekerasan dalam PSU.

“Jika ada kecurangan, intimidasi dan kekerasan dari pihak-pihak atau oknum tertentu untuk memengaruhi hak politik dan pilihan masyarakat, maka kami satu komando berada di garda terdepan untuk melawan,” ujar Him, panggilan akrab Heymans Larope, mantan anggota DPRD dari PDIP itu.

“Kami cinta Morowali Utara. Jangan cederai hak Politik masyarakat Morowali Utara untuk memilih kepala Daerah sesuai hati nurani mereka,” tulis pernyataan itu.

Sebelum deklarasi itu dibacakan, Relawan Satu Komando menyelenggarakan Doa bersama untuk kesuksesan pelaksanaan PSU.

Ketua Forum Komunikasi Masyarakat Morut, Waris Kandori, mendukung deklarasi Relawan Satu Komando tersebut sebagai sebuah bentuk kecintaan masyarakat menyambut PSU yang jujur dan demokratis.

“Karena itu saya menghimbau penyelenggara KPU untuk melaksanakan PSU ini sesuai aturan dan mekanisme yang ada. Jangan ada penyelewengan dan kecurangan karena itu sangat merusak citra demokrasi dan melawan kehendak bebas masyarakat untuk memilih calon pemimpin Daerah sesuai hati nurani masing-masing,” ujarnya. (*/johnny)

Related posts