Jakarta-Presiden Prabowo Subianto mengoreksi istilah uang lelah untuk prajurit TNI yang menangani bencana. Prabowo mengatakan istilah yang harus digunakan adalah uang semangat, sebab menurutnya, prajurit tak boleh lelah.
Hal ini dikatakan Presiden dalam rapat koordinasi yang dipimpin Prabowo di Aceh Tamiang, Aceh, Kamis (1/1) bersama jajaran kabinet usai meninjau hunian sementara untuk korban bencana.
“Kalau tentara jangan uang lelah ya, karena tentara gak boleh lelah,” kata Prabowo.
Prabowo mengatakan uang tersebut adalah uang semangat. Prabowo menekankan prajurit TNI tak boleh lelah.
- Perkuat Kebersamaan Dimomen HUT RI Ke 81, Polres Bitung Gelar Olahraga Bersama Bhayangkari
- Mendengarkan Pidato Presiden Dalam Rangka HUT RI Ke 71, DPRD Bitung 2 Kali Gelar Paripurna Dalam Sehari
- Jalin Kerja Sama Dengan RSUD Bitung, Yayasan Rumah Lukaku Indonesia Lakukan Pemeriksaan Mata Dan Kitanan Gratis
“Uang semangat, tidak mengenal lelah,” kata Prabowo.
Prabowo mengatakan TNI harus berbakti kepada bangsa. Prabowo kemudian meminta Suharyanto melanjutkan pemaparannya.
“Tidak mengenal lelah, berbakti kepada negara dan bangsa. Oke, lanjut,” kata Prabowo.
Sementara itu Kepala BNPB Suharyanto mengatakan perbaikan jembatan dibiayai oleh BNPB. Dia menyebutkan BNPB bekerja lebih dulu baru melaporkan anggaran yang dikeluarkan dalam penanganan bencana.
“Kemudian, untuk kebutuhan jembatan dan sebagainya, jembatan gantung semuanya dibiayai oleh pemerintah lewat BNPB. Memang mekanismenya BNPB itu bekerja dulu, Bapak, setelah diaudit, nanti yang dikeluarkan itu ditagihkan, begitu, Bapak. Kemudian kami audit BPKP, berapa jumlahnya itu baru dimintakan ke Kementerian Keuangan,” pungkasnya. (*/nav)








