MANADO – Wujud solidaritas jajaran pengurus Posko Perjuangan Rakyat (Pospera) Sulawesi Utara mendatangi kantor Mapolda Sulut, Senin, (16/11/2020) pukul 13.00 Wita.
Tujuan Ketua DPD Pospera Sulut Andrih Makasihidi, Sekretaris Roy Liow, Bendahara Dirk Natan serta kawan-kawan lainnya yakni menyampaikan laporan dugaan atas pencemaran nama baik organisasi dan atau penyampaian ujaran kebencian yang disampaikan stafsus Menteri BUMN berinisial AS.
Laporan ini terpaksa dilayangkan setelah dalam waktu 3 x 24 jam, stafsus tersebut tidak meminta maaf atau mengklarifikasi pernyataannya.
“Oleh karena itu, Pospera melihat tidak adanya niat baik dari Arya Sinulingga yang diduga telah menfitnah, menyebarkan kebencian, dan mencemarkan nama baik Pospera di media sosial Whastapp. Dimana pada 5 November 2020 di Group WhatsApp MEMBANGUN NEGERI ada link berita yang isinya menuliskan PT.TIMAH merugi.
- 1 Tidak Lolos Bekas, 10 Calon Direksi Perumda di Bitung Akan Lanjut Tes Psikologi, Tertulis Dan Wawancara
- Dihadiri Honandar, Kodam XIII Merdeka Gelar Upacara Penyambutan Satgas Yonif 712/Wiratama, Purna Tugas Operasi Pamtas RI-PNG 2026
- Evaluasi Penggunaan APBD 2025, Banggar DPRD Bitung Dan TAPD Sepakat Prioritas Tingkatkan Pendapatan
Arya Sinulingga mengomentari berita tersebut dengan kalimat “Banyak perusahaan yang komisarisnya Pospera secara lima tahun pada rugi semua.. bikin pusing memang”. kemudian capture pernyataan Whatsapp​ Group tersebut kemudian beredar luas. (*/ Rusly)






