Jakarta – Sampai kini kepolisian masih terus menyelidiki secara mendalam terkait dugaan kasus korupsi yang dilakukan oleh PT. ASABRI.
Hal tersebut disampaikan Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Argo Yuwono di Jakarta, Selasa (21/01/2020).
“Dittipikor dan Dittipideksus Bareskrim serta Ditreskrimsus Polda Metro Jaya sedang melakukan langkah-langkah verifikasi dan penyelidikan dan akan dilakukan pengecekan terhadap perkembangan berikutnya,” ungkapnya, seperti di lansir Esensinews.com.
Sebelumnya, isu bahwa PT. ASABRI melakukan tindak pidana korupsi menjadi perhatian publik, setelah Menkopolhukam Mahfud MD mengeluarkan pernyataan bahwa adanya korupsi di PT. ASABRI hingga 10 triliun.
- Pondasi Iman dan Kebersamaan, PLN UID Suluttenggo Dukung Penuh Kegiatan Keagamaan Hapsa P/KB Sinode GMIM Tahun 2026
- Gelar Srikandi Goes to School di SMA Negeri 1 Manado, PLN UID Suluttenggo Perkuat Karakter dan Literasi Energi Generasi Muda
- Gerakan Ekonomi Hijau, Dekranasda Bitung Gelar Pelatihan Pembuatan Tas Kresek Jadi Produk Bernilai Jutaan
Dalam dugaan isu yang beredar luas bahwa PT. ASABRI melakukan tindak pidana korupsi, pihak kepolisian mendalami penyelidikan dan pengumpulan data dugaan isu yang beredar tersebut bersama-sama dengan intansi pemerintah terkait.
Saham-saham milik PT. ASABRI dikabarkan mengalami penurunan sepanjang 2019, penurunan harga saham di portofolio milik PT. ASABRI bahkan terjadi mencapai 90%.
Terkait dugaan ini, Sekretaris PT. ASABRI Djoko Rachmadhy menuturkan strategi investasi ASABRI berjalan sesuai dengan rekomendasi dari komite investasi yang sudah mempertimbangkan aspek regulasi dan tata kelola perusahaan.
Sementara, Argo menyatakan tahapannya baru ke proses verifikasi, penyelidikan yang tentu saja langkah-langkah dan progresnya akan dilihat ke depan, akan dikerjakan langsung oleh tim yang dipimpin Kabareskrim. (Red)






