Kolonodale-Wakil Bupati (Wabup) Morowali Utara (Morut), H Djira K SPd MPd, melepas 10 calon mahasiswa asal Kabupaten Morut yang akan0menempuh pendidikan Program Studi S1 Teknik Metalurgi di Institut Teknologi Del (ITD) Sumatera Utara (Sumut), Jumat (31/07/2026).
Pelepasan yang berlangsung di ruang rapat Wabup Morut itu, menjadi bagian dari upaya peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) daerah melalui akses pendidikan tinggi.
Ke 10 mahasiswa tersebut, merupakan penerima beasiswa dari PT NNI, setelah berhasil melewati proses seleksi yang berlangsung sangat ketat.
Dari 42 orang yang mendaftar, sebanyak 32 peserta mengikuti tahapan seleksi, dan hanya 10 orang yang dinyatakan lolos untuk melanjutkan studi di ITD.
Adapun 10 calon mahasiswa yang lolos seleksi, yakni Daniel Adhi Nugraha Lakawa (Kecamatan Petasia), Erlangga Wahyu Riski Lumanga (Kecamatan Lembo), Eunika Agnes Rabaelun (Kecamatan Lembo), Muh. Arya Putra (Kecamatan Lembo), Muh. Fial (Kecamatan Petasia Timur), Muhammad Afdal (Kecamatan Mamosalato), Nesa (Kecamatan Mamosalato), Irsak Fikri (Kecamatan Petasia Timur), Vicky Alfarado Mandui (Kecamatan Lembo Raya), dan Saskia Althafun Nisa Nasir (Kecamatan Petasia Timur).
Wabup Djira, dalam sambutannya, menyampaikan apresiasi kepada PT NNI atas kontribusinya dalam mendukung peningkatan kualitas SDM di Morut, melalui program beasiswa pendidikan.
“Atas nama Pemda dan masyarakat Morut, kami mengucapkan terima kasih kepada PT NNI yang telah memberikan kontribusi nyata di bidang pendidikan. Kesempatan ini adalah amanah yang harus dijaga dan dimanfaatkan sebaik-baiknya. Berangkat dengan semangat dan pulang dengan kebanggaan,” ujar Wabup Djira.
Ia mengatakan, kesempatan yang diperoleh para mahasiswa merupakan hasil kerja keras dan perjuangan melalui proses seleksi yang kompetitif.
Karena itu, mereka diharapkan mampu memanfaatkan waktu selama menempuh pendidikan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan karakter.
Wabup Djira, juga mengingatkan para mahasiswa agar selalu menjaga nama baik Morut dengan bersikap disiplin, tertib, bertanggung jawab, serta menjunjung tinggi etika selama menjalani pendidikan di luar daerah. Kata dia, Pemda Morut akan terus mendukung putra-putri daerah yang memiliki semangat untuk menempuh pendidikan tinggi demi mewujudkan SDM yang unggul dan berdaya saing.
Program studi yang akan ditempuh para mahasiswa adalah S1 Teknik Metalurgi, bidang ilmu yang mempelajari ekstraksi, pengolahan, pemurnian, hingga pemanfaatan logam dan mineral. Kompetensi tersebut sangat relevan dengan kebutuhan industri pertambangan dan hilirisasi mineral yang berkembang pesat di Morut, sehingga diharapkan para lulusan nantinya mampu mengisi kebutuhan tenaga ahli di sektor tersebut.
ITD sendiri, merupakan perguruan tinggi berbasis teknologi yang berlokasi di Laguboti, Kabupaten Toba, Sumut.
Kampus yang didirikan melalui Yayasan Del ini dikenal memiliki kualitas pendidikan yang unggul di bidang sains, teknologi, dan rekayasa.
Selain menekankan penguasaan akademik, ITD juga membentuk karakter, kedisiplinan, kepemimpinan, serta kemampuan bahasa Inggris mahasiswanya, sehingga banyak lulusannya memiliki daya saing tinggi dan terserap di berbagai perusahaan nasional maupun internasional. (*)






