PLN Kalteng Tingkatkan Keandalan Sisitm Kelistrikan Sambut Hari Pahlawan

Kalsel, 26 November 2025-Sambut momentum Hari Pahlawan 2025, PLN Unit Pelaksana Pengatur Beban (UP2B) Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah (Kalselteng) melaksanakan dua pekerjaan strategis sebagai bentuk kontribusi nyata dalam menjaga keandalan sistem kelistrikan. Mengusung semangat kepahlawanan modern, PLN UP2B Kalselteng melakukan penguatan proteksi di Gardu Induk (GI) Pelaihari dan pemasangan Disturbance Fault Recorder (DFR) di GI Cempaka yang menjadi bagian penting dalam memastikan pasokan listrik aman dan andal bagi masyarakat.

Pekerjaan pertama dilaksanakan pada 21 Oktober 2025 melalui penggantian Relay Over Current Relay (OCR) dan Bay Control Unit (BCU) pada Line Pelaihari – Batibati di GI Pelaihari, Kabupaten Tanah Laut. Pekerjaan dimulai pukul 08.00–20.00 Wita dengan metode padam tidak menginap, sehingga seluruh proses dapat diselesaikan dalam satu hari untuk meminimalkan dampak terhadap sistem.

Manager PLN UP2B Kalselteng, Indrayadi, mengatakan pekerjaan ini selaras dengan semangat Hari Pahlawan yang mengajarkan pentingnya pengabdian dan kontribusi bagi bangsa.

“Modernisasi proteksi jaringan adalah bagian dari perjuangan kami di sektor ketenagalistrikan. Dengan memperkuat relay OCR dan BCU, kami memastikan sistem lebih tangguh menghadapi gangguan. Ini adalah bentuk aksi nyata insan PLN dalam menjaga keandalan listrik untuk masyarakat,” ujarnya.

Kemudian pada 23 Oktober 2025, PLN UP2B Kalselteng melanjutkan program peningkatan keandalan melalui pemasangan DFR di Bay Line 2 Cempaka – PLTA PM Noor di GI Cempaka. Perangkat ini berfungsi merekam kondisi arus dan tegangan sebelum, saat, dan setelah gangguan sehingga sangat penting dalam analisis teknis. Pekerjaan berlangsung pukul 08.00–17.00 Wita dan dikerjakan melalui koordinasi teknis dengan Unit Layanan Transmisi dan Gardu Induk (ULTG) Banjar.

“Semangat Hari Pahlawan mendorong kami untuk bekerja lebih sigap dan presisi. DFR akan mempercepat proses identifikasi gangguan dan meningkatkan ketepatan keputusan dalam pengoperasian sistem. Dampaknya langsung terhadap kestabilan jaringan,” tambah Indrayadi.

Terpisah, General Manager PLN UIP3B Kalimantan, Riko Ramadhano Budiawan, memberikan apresiasi kepada seluruh tim UP2B yang terlibat. Menurutnya, pekerjaan di Pelaihari dan Cempaka menunjukkan bagaimana nilai kepahlawanan dapat diwujudkan melalui dedikasi pegawai yang bekerja menjaga keberlangsungan layanan publik. ***

Loading