Morut,-Bupati Morowali Utara (Morut), dalam sambutan tertulisnya dibacakan Wakil Bupati (Wabup), H Djira K SPd MPd, menjelaskan, dalam rancangan Perubahan KUA / PPAS Kabupaten Morut Tahun Anggaran (TA) 2024 ini, pendapatan daerah di proyeksikan sebesar Rp. 1.628.414.205.066,- atau mengalami kenaikan sejumlah Rp. 198.567.846.000,- .
Pernyataan itu, di sampaikan di sela – sela Rapat Paripurna DPRD Morut, Penandatanganan Nota Kesepahaman KUA/ PPAS TA 2025, Penandatanganan Persetujuan Bersama Ranperda Tentang RPJPD Kabupaten Morut Tahun 2025 – 2045, serta Penyampaian Bupati Terhadap KUA/PPAS Perubahan TA 2024, di ruang sidang utama DPRD Morut, Jumat (02/08/2024) sore.
Rapat paripurna tersebut, dipimpin Wakil Ketua 1 DPRD Morut, Wahyu Hidayat Sudirman SIP, dan dihadiri sejumlah Anggota DPRD Morut, Pimpinan OPD dijajaran Pemda Morut, serta tamu undangan lainnya.
Selain itu, kata dia Pendapatan Asli Daerah ( PAD) mengalami perubahan atau Rp.208.141.592.827,- yang sebelumnya sejumlah Rp. 205.780.036.817,- naik sebesar Rp. 2.361.556.000,- .
Ia mengatakan, pendapatan melalui dana transfer juga bertambah sebesar Rp. 1.416.052.649.066,- dari Rp. 1.219.846.359.266,- atau bertambah sebesar Rp. 2.361.556.000,-.
Sementara itu lain – lain PAD yang sah tidak mengalami perubahan atau tetap sebesar Rp. 4. 219.963.183,- .
“Belanja daerah juga mengalami kenaikan sebesar Rp. 150.666.703.377,- meningkat dari semula sebesar Rp. 1.476.382.242.789,- menjadi Rp. 1.627.048.946.166,- , ” katanya.
Ia menegaskan, saat ini Pemda Morut juga tetap fokus pada persoalan pengentasan kemiskinan. Di 2024 ini jumlah penduduk miskin di bumi tepo asa aroa sebanyak 15.860 jiwa atau sebesar 12,58 persen. Angka ini mengalami penurunan, jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya, jumlah penduduk miskin sebanyak 18.400 jiwa atau sebesar 13,90 persen. Salah satu faktor masih tingginya angka kemiskinan di Morut yang mempengaruhi adalah masalah kultur/ budaya , dimana di Kabupaten Morut masih cukup banyak komunitas Adat terpencil.
“Tentunya masalah pengentasan kemiskinan menjadi salah satu titik konsen Pemerintahan Delis – Djira saat ini, dalam mewujudkan masyarakat Morut yang Sehat, Cerdas, dan Sejahtera, ” tukasnya. (NAL)









