Morut-Hujan lebat yang mengguyur sejumlah Desa di wilayah Kecamatan Soyo Jaya dan Bungku Utara, Kabupaten Morowali Utara (Morut), menyebabkan terjadinya banjir bandang, Sabtu (8/07/2023).
Dari informasi yang berhasil dihimpun, terdapat dua Desa di Soyo Jaya terendam banjir hingga setinggi lutut orang dewasa, yakni Desa Lembah Sumara dan Kalombang.
Khusus di jalan Trans Sulawesi Lembah Sumara, banjir menutup akses jalan sehingga mengakibatkan kendaraan roda dua yang hendak melintas diwilayah tersebut, terpaksa harus dipikul oleh warga setempat, dibantu Personil Polsek Soyo Jaya dan TNI, dengan menggunakan alat seadanya.
tercatat ada 21 KK yang rumahnya terendam banjir. Sementara itu, korban jiwa nihil dan korban material/harta benda belum bisa ditaksir.
- Melangkah Sehat, Bergerak Hijau: PLN UP3 Luwuk Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 dengan Aksi Bersih Lingkungan
- Gelorakan Semangat Pancasila, PLN dan Pemprov Sulteng Kejar Target 100% Desa Berlistrik di 2029
- Pansus RTRW Menggelar Rapat Penyempurnaan Hasil Evaluasi Kemendagri Terhadap Ranperda RTRW Tahun 2025-2044
Sementara itu, untuk Bungku Utara terdapat 6 Desa yang terendam banjir, meliputi,
1. Desa Kalombang dengan ketinggian banjir sekitar 50 cm – 1 m, dan 1 Unit Pustu terendam air dengan ketinggian 30 cm.
2. Desa Uemasi dengan ketinggian banjir sekitar 80 cm – 1 m yang mengakibatkan 6 unit rumah terendam banjir dengan ketinggian sekitar 20 cm.
3. Desa Tokala Atas dengan ketinggian banjir sekitar 50 cm – 80 cm yang mengakibatkan sekitar 50 unit rumah terendam air, dengan ketinggian sekitar 20 cm.
4. Desa Posangke dengan ketinggian banjir sekitar 30 cm – 50 cm yang mengakibatkan 6 unit rumah warga terendam, dengan ketinggian sekitar 10 cm.
5. Desa Tambarobone dengan ketinggian banjir sekitar 50 cm – 80 cm, namun air tidak memasuki rumah warga hanya menggenangi jalan.
6. Desa Lemowalia terjadi longsor yang mengakibatkan warga mengungsi ke kebun sebanyak 15 KK.
“Saat ini air sudah mulai surut, anggota Polsek Bungku Utara dan TNI, serta warga saling gotong royong membersihkan rumah yang terendam banjir. Sementara itu, jalan penghubung antara Desa Tokala Atas dengan Posangke yang sempat tidak bisa dilalui kendaraan Roda dua maupun Roda empat, sudah kembali normal, ” ujar Kapolres Morut, AKBP Imam Wijayanto SIK MH. (Hms/NAL)








