Amurang – Desa Tumpaan adalah desa yang berkembang lewat Dandes dan DD. Dan saat ini desa Tumpaan semakin meningkat lewat proyek infrastruktur yang di kelolah oleh pemerintah desa Tumpaan Kecamatan Tumpaan.
Dengan anggaran yang dikucurkan Pemerintah Pusat ke setiap daerah melalui Dana Desa (Dandes), membuktikan kemajuan/ pertumbuhan ekonomi masyarakat terus meningkat.
Plt Kumtua Desa Tumpaan Lucky Lumenta, SIP menyampaikan realisasi dana desa triwulan I telah selesai dikerjakan.
“Sebagai perincian, yakni perintisan jalan perkebunan Mawale ke Tanukota dengan luas pekerjaan sebesar 800 meter dengan anggaran sebesar Rp. 80.758.000. Pekerjaan 2 Plat deker Rp. 12,437.000 (perkebunan mawale)
Rp.13,802.000 (tanukota),” urai Lumenta.
- PWI dan Mitra Gelar Gerakan Literasi Pelajar Manado, Sejuta Asa untuk Kota Tercinta, Jadi Kado Istimewa HUT Ke-403 Manado
- Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, PLN UP3 Palu Hijaukan Pesisir Teluk Palu Melalui Penanaman 1.000 Bibit Mangrove
- Dari Gerobak Harapan ke Usaha yang Lebih Mapan : Kisah Muhammad Syarifuddin Menyalakan Asa Bersama TJSL PLN
Selain pekerjaan juga diadakan 4 pelatihan serta 1 kegiatan, seperti posyandu (Rp. 1.600.000), karang taruna,(Rp. 23.725.000), penanaman cabe, (Rp. 13.515.000) kader kesehatan masyarakat (Rp. 10.288.000) serta Palang Merah remaja (PMR), Rp. 9.662.000,-
Pemasangan Baliho Trasparansi 2 buah Rp 1.190.000,- dengan total anggaran untuk tahap I Dandes sebesar Rp.169,660,600,-
Lumenta berharap bantuan pemerintah pusat ini jangan sampai putus, mengingat masih banyak masyarakat yang membutuhkan, khususnya Desa Tumpaan.
Dengan adanya bantuan Dandes dari Pemerintah Pusat, juga Lumenta mengharapkan agar semua komponen masyarakat untuk bantu dalam pengontrolan Dandes yang akan digunakan apakah sesuai dengan UU yang berlaku atau tidak.
“Dana Desa secara bebas dan terbuka kami berikan bagi masyarakat untuk dapat mengawasinya,” ucap Lumenta.
Seperti pada tahun sebelumnya, Dandes direalisasikan agar bisa menyentuh langsung kepada peningkatan pembangunan dan kesejahteraan rakyat di Desa Tumpaan.
“Semuanya sesuai perencanaan yang matang, dan tentunya akan direalisasikan sesuai kebutuhan agar tidak menyalahi aturan serta hukum yang ada,” tutup Lumenta. (Kiki Liando)








