Manado – Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey yang diwakili Asisten II Bidang Pembangunan dan Perekonomian Rudi Mokoginta membuka kegiatan lomba desa pangan aman yang digelar di Manado, Kamis (24/10/2019).
Kegiatan ini turut dihadiri jajaran Balai Besar POM di Manado, para Pejabat di lingkup Pemprov Sulut dan seluruh peserta lomba desa pangan aman.
Pada kesempatan itu, Mokoginta mengapresiasi Balai Besar POM di Manado yang telah menyelenggarakan lomba tersebut.
“Saya juga mengucapkan selamat mengikuti kegiatan lomba desa pangan aman kepada para peserta sekalian, dengan harapan kiranya kegiatan ini akan semakin memampukan kita dalam upaya menjaga keamanan obat dan pangan guna mewujudkan kesehatan masyarakat Indonesia, khususnya masyarakat Sulawesi Utara,” kata Mokoginta.
- Dampingi Wapres Gibran di Perkemahan Pemuda GPdI, Gubernur Yulius Tuai Apresiasi Atas Capaian Prestasi Pembangunan Sulut
- Dualisme Nasdem Bitung, Wenas Pastikan Longkutoy Gantikan Supit Usai Bertemu Surya Paloh
- Bupati Michael Thungari Membuka Kegiatan Pencanangan Dan Penandatangan Komitmen Bersama Sensus Ekonomi 2026 Kabupaten Sangihe
Lanjut Asisten 2, dalam rangka memastikan keamanan obat dan makanan bagi masyarakat Sulut, Pemprov bersama Balai Besar POM di Manado dan pihak terkait lainnya menjadi ujung tombak untuk melakukan pengawasan terhadap obat dan makanan secara komprehensif dari hulu sampai ke hilir.
“Termasuk di dalamnya, menerapkan sistem yang dapat mendeteksi kualitas produk, dan mengarah pada pengamanan jika terjadi degradasi mutu, produk sub-standar, kontaminasi dan hal-hal lain yang dapat membahayakan kesehatan masyarakat,” ujar Mokoginta.
Lebih lanjut, masih dalam sambutan, Mokoginta mengajak semua pihak untuk mensinergikan langkah dan upaya dalam menggalang persatuan dan kesatuan untuk mengawasi obat dan makanan, menjamin keamanan pangan dan kesehatan di tengah-tengah masyarakat Sulut, mendorong percepatan pembangunan daerah, mewujudkan cita-cita daerah ini menyongsong Sulut yang berdikari dalam ekonomi, berdaulat dalam politik, dan berkepribadian dalam budaya. (*/JM)








