Minut-Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara mengeluarkan peringatan dini potensi cuaca ekstrem pada Rabu (3/12/2025), menyusul prakiraan hujan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang pada pukul 09.36–11.30 WITA.
Sejumlah kecamatan diproyeksikan terdampak, sehingga pemantauan dan respons cepat di tingkat desa diminta diperketat.
Berdasarkan informasi cuaca terbaru, kondisi berpotensi meluas ke Kecamatan Wori, Dimembe, Likupang Barat, Talawaan, Kalawat, dan Likupang Selatan. Pemerintah daerah menilai situasi ini memerlukan kesiapsiagaan seluruh perangkat daerah hingga masyarakat.
Bupati Minahasa Utara Joune Ganda, SE, MAP, MM, M.Si menginstruksikan seluruh jajaran, termasuk pemerintah desa dan kelurahan, untuk aktif melakukan antisipasi dan memastikan jalur komunikasi penanganan bencana berjalan tanpa hambatan.
- Janji Bupati Ismet 1.000 Sapi Terhambat Dokumen, Rolan Minta Copot Kadis Pertanian.
- Lantik 42 Kepsek SD Dan SMP, Bupati Delis : Kalian Orang Pilihan Dan Terpilih Bagi Pengembangan Mutu Kualitas Pendidikan di Morut
- TIFF 2026 Resmi Ditutup, Caroll Senduk: Festival Harus Beri Dampak Nyata bagi Ekonomi Masyarakat
“Kami mengimbau agar para kepala desa dan kumtua meningkatkan kewaspadaan, melakukan pencegahan dini, serta menyampaikan laporan situasi secara cepat dan faktual,” tegas Bupati Joune Ganda yang juga menjabat Sekjen Apkasi.
Ia turut meminta masyarakat tetap waspada terhadap perubahan cuaca mendadak serta memanjatkan doa agar Minahasa Utara terhindar dari bencana akibat kondisi atmosfer yang tidak stabil.
Informasi ini dirilis oleh Dinas Kominfo Minahasa Utara sebagai bentuk peringatan dini agar masyarakat dapat mengambil langkah pengamanan sejak awal. (T3/*)






