Minut-Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara menyelenggarakan Forum Konsultasi Publik untuk membahas rancangan awal Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) Tahun 2026. Forum ini menjadi langkah strategis dalam menyusun rencana kerja tahunan kelima sekaligus tahun terakhir periode RPJMD 2021-2026. Kegiatan berlangsung di lantai 3 Kantor Bupati. Jumat (17/1/2025).
Bupati Minahasa Utara, Joune Ganda, dalam sambutannya menekankan bahwa forum ini menjadi momentum penting untuk memperkuat komitmen bersama antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat.
“Forum konsultasi ini menjadi wadah untuk membangun komitmen bersama antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat guna mencapai target pembangunan yang telah disepakati,” ujar Bupati Joune Ganda.
Lebih lanjut, Bupati menjelaskan bahwa pendekatan perencanaan yang digunakan merupakan kombinasi antara metodologi Bottom-Up dan Top-Down. Pendekatan ini dirancang untuk memastikan perencanaan yang matang, dapat dipertanggungjawabkan, serta menghasilkan pelaksanaan yang efektif dan tepat sasaran.
- 1 Tidak Lolos Bekas, 10 Calon Direksi Perumda di Bitung Akan Lanjut Tes Psikologi, Tertulis Dan Wawancara
- Dihadiri Honandar, Kodam XIII Merdeka Gelar Upacara Penyambutan Satgas Yonif 712/Wiratama, Purna Tugas Operasi Pamtas RI-PNG 2026
- Evaluasi Penggunaan APBD 2025, Banggar DPRD Bitung Dan TAPD Sepakat Prioritas Tingkatkan Pendapatan
Bupati Joune juga menggarisbawahi pentingnya penyelarasan perencanaan pembangunan dari tingkat desa hingga kabupaten, yang sejalan dengan visi nasional Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Kegiatan ini melibatkan berbagai pemangku kepentingan, termasuk instansi pemerintah, masyarakat, dan pelaku usaha, untuk menciptakan sinergi dalam pembangunan.
“Kita harus memastikan bahwa perencanaan ini berorientasi pada keberlanjutan dan kesejahteraan masyarakat, menjadikan Minahasa Utara sebagai daerah yang inovatif, tangguh, dan berdaya saing di masa depan,” tambah Bupati Joune.
Forum Konsultasi Publik ini diharapkan menjadi tonggak penting dalam menyelesaikan target-target RPJMD 2021-2026 dengan fokus pada pembangunan berkelanjutan, yang membawa dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat Minahasa Utara. (*)








