Gorontalo – Walikota Gorontalo Marten Taha melakukan pemantauan penerapan protokol kesehatan (prokes) dalam PPKM level tiga di Pasar Dungingi, Jumat (06/08/2021).
Dalam pemantauan tersebut, Penataan, penertiban dan pengendalian penanganan covid-19 di pasar tradisional Kota Gorontalo telah memenuhi Standar Operasional Prosedur (SOP).
“Seminggu lebih berjalan penataan penanganan protkes dipasar tradisional Kota Gorontalo dan Alhamdulillah berjalan sesuai dengan SOP yang telah kita tentukan“ kata Walikota Marten.
Dikatakan Walikota, dalam pendisiplinan protkes melalui Perberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level tiga di Kota Gorontalo sudah menunjukan perubahan yang sangat signifikan.
- Menteri Nusron Ingin Target PTSL 2027 Ditambah, Perluas Kepastian Hukum Bagi Masyarakat
- Bahas Rencana Kerja TA 2027 Dengan Komisi II DPR RI, Menteri Nusron Usulkan Pagu Anggaran Rp.10 Triliun
- Laporkan Progres Dukungan KSPEAN Papua Selatan, Wamen Ossy Tegaskan Landasan Kuat Agenda Pembangunan Nasional
“Dalam pemberlakuan PPKM level tiga ini kelihatan sudah ada perubahan yang sangat signifikan. Kalau sebelumnya banyak orang yang abai terhadap protkes, dalam pantauan kita selama seminggu ini sudah menunjukan ketaatan masyarakat terhadap protkes semakin membaik, “ ungkap Marten Taha.
Walikota meminta kepada seluruh satgas covid 19, agar lebih meningkatkan lagi pendisiplinan dan penegakan protkes serta dan pengaktifan Posko PPKM.
“Saya minta kita tidak hanya memenuhi ataupun bekerja ekstra dalam pendisiplinan PPKM level tiga tapi pada level berapa pun kita harus lebih disiplin lagi karena kunci dari penanganan pandemi ini ada dalam penegakan Protkes,” Tutup Walikota Marten. (***/Jono)








