Gorontalo – Walikota Gorontalo Marten Taha melakukan pemantauan penerapan protokol kesehatan (prokes) dalam PPKM level tiga di Pasar Dungingi, Jumat (06/08/2021).
Dalam pemantauan tersebut, Penataan, penertiban dan pengendalian penanganan covid-19 di pasar tradisional Kota Gorontalo telah memenuhi Standar Operasional Prosedur (SOP).
“Seminggu lebih berjalan penataan penanganan protkes dipasar tradisional Kota Gorontalo dan Alhamdulillah berjalan sesuai dengan SOP yang telah kita tentukan“ kata Walikota Marten.
Dikatakan Walikota, dalam pendisiplinan protkes melalui Perberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level tiga di Kota Gorontalo sudah menunjukan perubahan yang sangat signifikan.
- Resmikan Kampung RA Dan Pemberdayaan Wakaf Produktif di Pekalongan, Sahli ATR/BPN Harapkan Kesejahteraan Masyarakat Terwujud
- Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Kolaborasi PLN UID Suluttenggo dan Pemprov Sulut Bersihkan Kawasan Malalayang Beach Walk
- Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026: PLN UP3 Kotamobagu Perkuat Budaya Clean Energy Day Lewat Gerakan 1 Hari Tanpa BBM
“Dalam pemberlakuan PPKM level tiga ini kelihatan sudah ada perubahan yang sangat signifikan. Kalau sebelumnya banyak orang yang abai terhadap protkes, dalam pantauan kita selama seminggu ini sudah menunjukan ketaatan masyarakat terhadap protkes semakin membaik, “ ungkap Marten Taha.
Walikota meminta kepada seluruh satgas covid 19, agar lebih meningkatkan lagi pendisiplinan dan penegakan protkes serta dan pengaktifan Posko PPKM.
“Saya minta kita tidak hanya memenuhi ataupun bekerja ekstra dalam pendisiplinan PPKM level tiga tapi pada level berapa pun kita harus lebih disiplin lagi karena kunci dari penanganan pandemi ini ada dalam penegakan Protkes,” Tutup Walikota Marten. (***/Jono)








