Panitia Porprov XI Sulut Dibubarkan, Ini Pesan Bupati Limi

Bolmong -Penjabat Bupati Bolaang Mongondow (Bolmong) Ir Limi Mokodompit MM, secara resmi membubarkan panitia pekan olahraga provinsi (Porprov) Sulawesi Utara (Sulut) ke XI, bertempat dipendopo Kediaman Bupati Kobo Besar, Sabtu (10/12/2022).

Hadir pada kesempatan itu, Kapolres Bolmong, Kapolres Kotamobagu, Dandim 1303/BM, Kejari Kotamobagu, Sekda Bolmong, para Asisten dan kepala OPD.

Pada kesempatan itu, Limi menyampaikan terima kasih kepada Forkopimda dan panitia serta pimpinan OPD, yang ikut serta mensukseskan kegiatan Porprov Sulut di Bolmong..

“Tentu di dalam penyelenggaraan Porprov ada suka dan ada duka,tetapi yang pasti bahwa penyelenggaraan Porprov yang ditengarai dengan waktu yang begitu singkat kemudian berbagai keterbatasan dan kekurangan kita semua bisa mengsukseskan kegiatan porprov ini dengan sukses dan damai, bahkan kita bisa meraih prestasi peringkat ke tiga diantara 15 kabupaten kota se Sulawesi Utara, ini suatu prestasi yang luar biasa dari peringkat ke 7 sekarang kita bisa ke peringkat 3 dalam perolehan medali emas,”kata bupati.

Meski begitu, bagi bupati yang penting adalah sukses dalam penyelenggaraan dan pelaksanaan. ini semua karena rasa komitmen dan tanggungjawab yang besar apalagi sejak awal dikawal oleh Forkopimda.

“Sebagai seorang pimpinan daerah saya tidak hanya bertanggungjawab kepada panitia dan gubernur tetapi memberikan amanah kepada rakyat,”kata bupati.

Menurut bupati, kalau pelaksanaan ini gagal maka kosekuensinya adalah harga diri kita sebagai rakyat bolmong dianggap tidak mampu untuk melaksanakan ivent ini. Kita dianggap tidak mampu sebagai aparatur pemerintah menyelenggarakan pekan olahraga yang tiap dua tahun dilaksanakan.

“Momen kemarin itu adalah momen strategis dan paling bergengsi buat kita rakyat bolaang mongondow dan sampai hari ini citra pelaksanaan poprov itu bergema dimana-mana dan sangat diberikan apresiasi seluruh rakyat,”

“Oleh karenanya pada kesempatan ini saya menyampaikan terima kasih kepada seluruh OPD karena mereka tidak hanya sebagai panitia akan tetapi mereka terjun langsung untuk mempersiapkan segala sesuatunya,”sambungnya.

Bupati Limi juga menambahkan, saya berharap peringkat ketiga ini hanya tidak sekedar kita rayakan tetapi harus ditindaklanjuti dengan pembinaan atlet.

“Oleh karenanya KONI kedepan saya harap kita semua akan terus melanjutkan ini melalui ivent-ivent antar kecamatan dan desa dan para pihak termasuk swasta harus dilibatkan. Karena olah raga ini bukan hanya milik pemerintah saja tetapi seluruh stakeholder terutama dunia usaha, pemerintah.” harap bupati Limi (Wdr/*)

Loading