Bitung, Redaksisulut – Dunia pecinta alam saat ini merupakan olahraga dan hobi yang banyak digemari dimana Organisasi pecinta alam adalah sekumpulan orang atau suatu organisasi yang memiliki tujuan atau hobi yang sama pada kegiatan outdoor activity.
Kini hadir Organisasi Persatuan Kelompok Adat Serta Alam (PAKASA) Bitung pada hari Minggu, (26/7/2020) telah diresmikan di Mata Aer Aerujang, Kelurahan Girian Permai, Kecamatan Girian.
Arlan Siby selaku Ketua Umum Pakasa Bitung saat ditemui mengatakan bahwa pembentukan Organisasi ini dikarenakan pada saat ini, di jaman sekarang sudah banyak yang lupa akan jati diri untuk itu kami membentuk PAKASA Bitung.
“Untuk tujuan Pakasa Bitung di mana kami bukan hanya memberikan materi soal mencintai alam saja, tapi juga dengan mencintai budaya adat kita atau menjadi pendaki tradisi yang Setia Pada Adat, Budaya dan Alam, karena setiap pengiat budaya sudah pasti mencintai alam dan belum pasti pecinta alam mencintai budaya”. Katanya.
Ia juga mengatakan bahwa dengan telah di sahkannya organisasi ini saya berharap semua yang terlibat dalam organisasi bisa bersama-sama membangun serta bekerja sama dalam kesuksesan organisasi.
“Terima kasih buat semua pendiri yang telah berjuang selama ini. Perjuangan kita belum selesai, perjuangan kita masih panjang, di depan setelah ini masih banyak rintangan, tetapi saya yakin dengan bersama Kita pasti bisa dan bagi yang sudah hadir saya selaku ketua mewakili semua anggota PAKASA, mengucapkan banyak terima kasih kepada teman-teman yang telah hadir meskipun kondisi cuaca hujan”. Kata Siby.
Disinggung mengenai Aerujang yang akan dilewati Jalan Tol, ia mengatakan akan hadir bersama untuk menyuarakan Geser Jalan Tol dari Aerujang.
“Pakasa akan hadir bersama-sama dengan Komunitas, Ormas dan Masyarakat Adat Danowudu untuk menyuarakan Geser Jalan Tol dari Mata Aer Aerujang dan kami tidak menolak pembangunan, kami hanya minta untuk digeser”. Tambahnya.
Yang hadir dalam Deklarasi l, Sekolah Sungai Bitung, OPA Adventure, GIRIWANA, BPAN Kota Bitung, Kumeted Tonsea, Manguni Raja dan Forum Diskusi Kota Bitung untuk penggiat Budaya Om Dolf Rawung dan Pakakaan Lumenta. (Wesly)













