Amurang – Satuan Lalulintas (Sat Lantas) Polres Minahasa Selatan melakukan 898 penilangan selang pelaksanaan Operasi Zebra Samrat 2019, yang berlangsung selama dua pekan terhitung sejak 23 Oktober hingga 5 November 2019.
Kasat Lantas Polres Minsel AKP Rommel Pontoh, saat dikonfirmasi mengungkapkan bahwa pelanggaran lalulintas yang terjaring dalam Ops Zebra 2019 ini didominasi oleh kendaraan bermotor roda empat dan roda enam.
“Total penindakan kita yaitu sebanyak 898 lembar tilang dan 128 teguran. Pelanggaran lalulintas didominasi oleh kendaraan bermotor roda empat dan roda enam. Pelanggar ini rata-rata berusia produktif usia 16-30 tahun,” ungkap AKP Rommel.
Untuk penindakan kendaraan bermotor memiliki jenis pelanggaran yang berbeda. Dijelaskan Kasat Lantas, kebanyakan pengendara ataupun pengemudi ditindak karena kelalaian tidak membawa kelengkapan surat-surat.
- Jadi Pembicara di Akademi Politik UMJ, Wamen ATR/Waka BPN: Pertanahan Berperan Strategis Dukung Asta Cita Presiden Prabowo
- Berikan Pengarahan di Kantah Kota Samarinda, Wamen Ossy: ATR/BPN Harus Jadi Solusi Pembangunan di Kalimantan Timur
- Bupati Minut Pnt. Dr. Joune Ganda Hadiri Ibadah Pengucapan Syukur Jemaat GMIM Baitani Winuri
“Kelengkapan surat-surat seperti SIM, STNK, dan terutama melawan arus merupakan jenis pelanggaran terbanyak, disusul pelanggaran faktor peruntukan kendaraan dan instrumen lampu kendaraan,” tambah Kasat Lantas. (*/Kiki)








