Ratahan – Meninggalnya sosok Ketua DPRD Kabupaten Minahasa Tenggara Tafiv Watuseke pada Minggu 03/02/2019 membuat masyarakat Mitra sangat Berduka Cita.
Tafiv Watuseke adalah salah satu tokoh masyarakat, tokoh politik yang sangat di banggakan oleh warga Kabupaten Minahasa Tenggara, buktinya dia bisa menduduki kursi ketua DPRD Minahasa Tenggara.
Sosok yang sangat dekat dengan masyarakat, sosok yang membantu pemerintah dalam merubah wujud Minahasa Tenggara, kini telah menghadap yang kuasa sang pencipta alam semesta.
Kepergian Tafiv Watuseke untuk selamanya membuat banyak warga terkejut, karena begitu cepat sehingga sejumlah masyarakatpun tidak percaya.
- 1 Tidak Lolos Bekas, 10 Calon Direksi Perumda di Bitung Akan Lanjut Tes Psikologi, Tertulis Dan Wawancara
- Dihadiri Honandar, Kodam XIII Merdeka Gelar Upacara Penyambutan Satgas Yonif 712/Wiratama, Purna Tugas Operasi Pamtas RI-PNG 2026
- Evaluasi Penggunaan APBD 2025, Banggar DPRD Bitung Dan TAPD Sepakat Prioritas Tingkatkan Pendapatan
Ditemui wartawan Redaksi Sulut sejumlah masyarakat mengatakan bahwa mereka hanya melihat lewat media sosial “bukan ketua dewan sto yang meninggal, mungkin orang laeng sto yang sama nama” kata sejumlah warga.
Di tempat yang terpisah tepatnya di Kelurahan Lowu Kecamatan Ratahan Utara dan Kelurahan serta desa lain di kabupaten Minahasa Tenggara melakukan penaikan dan pemasangan bendera merah putih setengah tiang, menandakan bahwa Minahasa Tenggara sementara berduka atas kepergian tokoh yang sangat disegani oleh masyarakat Mitra.
Stenly kawulusan warga Kelurahan Lowu ketika ditanya wartawan saat memasang bendera Merah Putih setengah tiang mengatakan bahwa tidak ada hal yang dapat mereka lakukan selain memasang bendera stengah tiang, karena sosok Tafiv Watuseke adalah Pahlawan Minahasa Tenggara dan sebagai masyarakat untuk memberikan penghormatan terakhir, kami memasang bendera stengah tiang. “Selamat jalan sahabat, Tuhan menantimu di sorga, ” tutup stenly (Nal)






