Minut-Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara menegaskan kembali tekad memperkuat tata kelola keuangan dan pembangunan desa. Melalui lokakarya evaluasi yang digelar di The Sentra Hotel, Selasa (12/08/2025).
Pada kesempatan itu, para perangkat desa dibekali pengetahuan strategis dan keterampilan teknis untuk mengelola anggaran secara efektif sekaligus merancang program pembangunan yang berdampak langsung bagi masyarakat.
Acara ini menjadi bukti bahwa penguatan kapasitas desa bukan sekadar agenda seremonial, melainkan langkah konkret menuju kemandirian dan kesejahteraan desa.

- Club Futsal Marvel Jr Dan Marvel Korololama, Targetkan Juara di Open Turnamen IPM Dan Putri Cantal Cup 1 2026
- Dukung Percepatan Pembangunan Infrastruktur Listrik Pulau Dudepo, GM PLN UID Suluttenggo Tinjau Langsung Pemasangan Kabel Listrik Bawah Laut
- Perkuat Kinerja TJSL Semester I 2026, PLN UP3 Kotamobagu Hadirkan Manfaat Nyata bagi Masyarakat
Lokakarya tersebut dihadiri anggota Komite IV DPD RI Maya Rumantir yang dikenal konsisten memperjuangkan aspirasi daerah, Kepala Kanwil Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi Sulut Hary Utomo, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Sulut Darwin Muksin, serta Plt. Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Sulut Heru Setiawan. Kehadiran mereka menjadi sinyal kuat bahwa pengelolaan keuangan desa mendapat perhatian serius lintas lembaga.

Mewakili Bupati Minahasa Utara Joune Ganda, Sekretaris Daerah Novly Wowiling secara resmi membuka kegiatan dengan pemukulan gong. Dentang gong itu menjadi simbol dimulainya babak baru pengelolaan keuangan desa yang transparan, akuntabel, dan berpihak pada kepentingan rakyat.
Novly Wowiling dalam sambutannya menekankan pentingnya pengelolaan keuangan yang transparan dan akuntabel. Ia berharap para peserta dapat memanfaatkan lokakarya ini untuk mendapatkan pengetahuan baru, terutama mengenai perencanaan anggaran dan pelaporan yang lebih baik.
“Workshop ini adalah momen berharga bagi kita semua untuk mengevaluasi apa yang sudah dilakukan dan merumuskan langkah-langkah strategis ke depan,” ujar Novly. (Advetorial)














