Jakarta-Sejak awal tahun hingga pertengahan Pebruari 2025, Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) RI, tengah menghadapi berbagai tantangan.
Mulai dari terbitnya sertipikat di atas laut di Kabupaten Tangerang, Bekasi, dan Sidoarjo, hingga kasus yang terjadi di Tambun Bekasi yang menyita perhatian publik, serta energi tim internal kementerian. Selain itu, insiden kebakaran di ruang Humas juga menjadi sorotan saat ini.
“Saya minta kepada semua eselon satu dan dua, untuk tetap fokus pada pekerjaan masing-masing. Jangan sampai terpengaruh oleh opini publik. Kita sudah memiliki pusat kendali informasi yang selalu memberikan laporan tentang kejadian yang ada, sehingga kita tidak perlu terbawa arus isu liar,” kata Menteri Nusron dalam rapat pimpinan yang berlangsung di Kantor Kementerian ATR/BPN, Jakarta, baru – baru ini. (Hms ATR BPN/NAL)
- Hadiri RDP Bersama DPD RI, Gubernur Yulius Tegaskan Penyelesaian HGU PT Ratatotok Harus Pro-Rakyat dan Pro-Ekonomi
- Hiswana Migas Sulut Gandeng Pertamina, BRI, BI dan Danantara Percepat Digitalisasi Distribusi Energi
- Hiswana Migas Sulut Dorong Sinergi Energi dan Perbankan, Sonny Bongkiriwan: Kolaborasi Jadi Kunci Stabilitas Distribusi BBM






