oleh

Masyarakat Cinta Masjid Indonesia-Sulteng Dilantik

Palu – Ketua Umum Masyarakat Cinta Masjid Indoneisa (MCMI) melantik pengurus DPW MCMI propinsi Sulawesi Tengah kepengurusan Drs.H.Anwar Hafid,MSi periode 2022-2027 di halaman Masjid Raya Baiturrahim Lolu Palu, Minggu (20/11/2022) Sore.

Ketua Umum MCMI Indonesia Dr. H. Wishnu Dewanto. SH. MH mengatakan, Masyarakat Cinta Mesjid hadir untuk meramaikan dan memakmurkan mesjid, bukan menjadi sebuah pilihan bukan menjadi sebuah alternatif tetapi menjadi sebuah keharusan agar mesjid di isi dengan orang orang ikhlas tapi produktif.

“inilah yang menjadi konsep MCM sehingga secara akselerasi sehingga MCM bisa bergulir sampai saat ini,” Jelas Ketum MCM Indonesia.

Lebih lanjut ia menjelaskan bagaimana dengan Dewan Mesjid Indonesia (DMI), DMI harus kita dukung kita mendorong DMI terkait tata kelola mesjid sehingga mesjid itu menjadi model menjadi sebuah moderasi Syiar dan mesjid menjadi lebih baik dan menjadi lebih indah.

“Sedangkan posisi Masyarakat Cinta Mesjid Indonesia (MCMI) ialah bagaimana mengelola jemaah sekitar mesjid agar mereka mencintai mesjidnya dan kita mendorong serta mengajak semua kalangan umat muslim untuk meraikan dan memakmurkan mesjid, itulah yang menjadi domain MCMI.”Pungkasnya.

Melalui kesempatannya itu Ketua MCMI propinsi Sulteng H.Anwar Hafid mengatakan, kehadiran MCMI dimaksudkan sebagai sebuah gerakan masyarakat Indonesia dalam dakwah sebagaimana perintah Allah SWT dan Sunnah baginda nabi besar Muhammad SAW yakni bagaimana upaya memakmurkan masjid. Gerakan memakmurkan masjid itu kata Anwar, salah satu yang mendasari terbentuknya organisasi MCMI.

“Banyak jalan dan usaha memakmurkan masjid,bisa dengan pengelolaan mesjid yang baik, membantu pembangunan masjid, memakmurkan pengurus masjid hingga mengajak warga berbondong-bondong shalat berjamaah ke masjid,Itulah jalan dakwah kita di MCMI,’ tutur anggota komisi V DPR RI itu.

MCMI sebagai wadah dakwah ajak Anwar, marilah kita untuk saling berlomba lomba dan berpesan-pesan dalam kebaikan dan saling mengingatkan untuk ramai-ramai mencintai masjid sebagai tempat peribadatan umat Islam.

“Ada pesan ulama menyampaikan bahwa kebathilan yang terstruktur bisa mengalahkan kebenaran yang tidak terorganisir. Tugas kita sebagai khalifah di muka bumi ini salah satu memakmurkan rumah-rumah Allah di bumi.,” ucap Anwar yang juga mantan bupati Morowali 2 periode itu.

Kata Anwar, MCMI sebuah gerakan masyarakat dan fokus pada dakwah dalam memakmurkan masjid.”Saya menghimbau masyarakat untuk cinta masjid dan mengajak masyarakat mencari berkah dengan cara memakmurkan masjid,” tandas Anwar Hafid.

Dirinya berharap kepada seluruh pengurus MCMI Sulteng bisa menjadi ahli mesjid agar menjadi contoh yang baik sehingga bisa mendorong dan memotivasi masyarakat untuk memakmurkan mesjid.

Sementara itu Gubernur Sulawesi Tengah H.Rusdi Mastura mengatakan, umat muslim memiliki banyak peranan bagi perkembangan bangsa Indonesia, berdasarkan sejarah, kita telah merelakan 7 kata dihilangkan demi persatuan bangsa;.

Tujuh kata yang dimaksud Gubernur adalah bagian dari cikal bakal sila pertama dasar negara Indonesia. Dalam Piagam Jakarta disebutkan, ‘Ketuhanan, dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya.

Penghapusan tujuh kata juga tak bisa dilepaskan dari sosok Kasman Singodimedjo, anggota PPKI yang berhasil meyakinkan golongan Islam. Menurutnya, persatuan lebih penting.

“Akhirnya mereka bermufakat untuk menghapus tujuh kata itu dan diganti dengan tiga kata usulan Hatta. Sila pertama pun menjadi ‘Ketuhanan Yang Maha Esa’. “Terang Gubernur.

Pada kesempatan itu, Gubernur mendorong MCMI untuk berperan dalam membangun umat melalui gerakan masyarakat cinta mesjid, hal tersebut penting dilakukan demi membangun umat muslim yang berkarakter luhur dan memiliki SDM yang mumpuni agar mampu menghadapi tantangan global kedepan

” Insya Allah dengan dorongan MCMI kecintaan saya pun kepada mesjid akan semakin besar apalagi di usia saya yang telah 73 tahun, dan saya berharap doa dari seluruh masyarakat serta alim ulama agar saya bisa menjadi pemimpin yang amanah.”Harap Rusdi Mastura.

Turut hadir dalam pelantikan tersebut beberapa pengurus DPP MCMI diantaranya M. Ashraf Ali. Bac. SH Sekjen DPP MCM, puluhan pengurus DPW MCMI Sulteng, dan dihadiri ratusan jamaah dari pengurus Masjid yang tersebar di kota Palu dan majelis taklim.

Sekadar diketahui, pelantikan pengurus MCMI provinsi Sulteng juga dirangkaikan dengan pelantikan Satuan Tugas (satgas) Kebencanaan MCMI Sulawesi Tengah yaitu Ketua : Ashar Manoppo, Sekretaris : Edwin Pakaya serta Bendahara: Fatmawati.

Menurut Ketua Satgas Kebencanaan MCMI Sulteng Ashar Manoppo, dalam waktu dekat akan di bentuk struktur dengan beberapa bidang-bidang hingga kepengurusan Kabupaten/kota se-Sulteng.

Rangkaian Pelantikan DPW MCMI Sulteng di akhiri dengan tabliq akbar yang diisi oleh penceramah kondang ustadz Solmed dan Cing Abdel. (*/John)

Sumber : Biro Adpim Setda Prov Sulteng