Bitung, Redaksisulut – Dengan adanya perubahan cuaca yang saat ini sering berubah-ubah, Kepala Dinas Kesehatan Kota Bitung, dr. Pitter Lumingkewas ingatkan Masyarakat agar selalu menjaga kesehatan.
Dirinya menyampaikan bahwa perubahan iklim yang terkadang panas, lalu tiba-tiba turun hujan di khawatirkan dapat mengganggu kesehatan daya tahan serta imunitas tubuh manusia.
“Saat ini, Kita memang krisis soal iklim. Sehingga cuaca memang berubah-ubah dan itu berpotensi mengganggu kesehatan masyarakat kita seperti penyakit demam berdarah (DBD) dan diaere”. Lumingkewas. Rabu, (15/2/2023).
Lumingkewas juga mengatakan bahwa penyakit demam berdarah dan diaere itu dipengaruhi banyak faktor. Salah satunya yang paling penting adalah faktor lingkungan seperti sarana air bersih dan saluran air hujan.
- Camat Kauditan Vilma Anthonie Serukan Pilhut Sejuk, Beda Pilihan Jangan Jadi Pemicu Perpecahan
- Semarak HUT ke-62 Provinsi Sulut, Antar-SKPD Adu Sportivitas Lewat Futsal, Voli dan Kasti
- Lantik 36 Kades Terpilih Periode 2026 – 2034, Bupati Delis : Pilkades Telah Selesai, Mari Bersama Membangun Desa Tanpa Ada Perbedaan
“Saya sempat melakukan penelitian. Lingkungan itu sangat berperan terhadap penularan ataupun terjadinya kejadian luar biasa DBD”. Katanya.
Seraya menambahkan bahwa untuk faktor lingkungan harus adanya kerja kolaboratif antar Dinas.
“Kerja-kerja kolaboratif ini perlu dilakukan untuk menekan angka penyakit DBD dan diaere”. Tambah Mantan Kepala RSUD Manembo-nembo. (*/Wesly)







