Manado – Badan Pusat Statistik (BPS) Sulawesi Utara (Sulut) merilis Berita Resmi Statistik (BRS) No.15/02/71 Thn.XVII Pertumbuhan Ekonomi Provinsi Sulawesi Utara Tahun 2022, Senin (06/02/2023).
Hebat, masyarakat patut berbangga atas pencapaian ekonomi Sulawesi Utara di tahun 2022 yang mengalami peningkatan dengan pencapaian 5,42 persen, lebih tinggi dibandingkan tahun 2021 sebesar 4,16 persen.
Sejak masa krisis ekonomi akibat pandemi Covid-19 pada tahun 2020, pemerintah provinsi Sulut terus berupaya menjalankan roda ekonomi agar bisa terus bergerak naik.
Kepala BPS Sulut Asim Saputra dalam rilis yang disampaikan melalui kanal resmi BPS mengatakan bahwa perkembangan tren ekonomi Sulut di sepanjang tahun 2022 terus tumbuh positif dari semenjak triwulan I hingga triwulan IV.
- Dualisme Nasdem Bitung, Wenas Pastikan Longkutoy Gantikan Supit Usai Bertemu Surya Paloh
- Bupati Michael Thungari Membuka Kegiatan Pencanangan Dan Penandatangan Komitmen Bersama Sensus Ekonomi 2026 Kabupaten Sangihe
- Supit Mengaku Masih Ketua Nasdem Bitung, Ketua KPU Sebut di Sipol Masih Belum Ada Perubahan
“Sulut bahkan saat ini berada di atas pencapaian tingkat nasional sebesar 5,31 persen,” ucapnya.
Berdasarkan data BPS, menurut lapangan usaha Sulut 66,63% PDRB (Produk Domestik Regional Bruto) tahun 2022 berasal dari pertanian, kehutanan, perikanan, perdagangan besar dan eceran; Reparasi mobil dan sepeda motor, konstruksi, industri pengolahan, serta transportasi dan pergudangan.
Turut hadir dalam rilis tersebut, jajaran BPS Sulut, Stakeholder terkait dan Pejabat terkait lainnya di lingkungan Pemprov. Sulut. (J.Mo*)








